Ayah, Ibu ijinkan anakmu ini jadi penduduk surga

penduduk-surga.jpg

Wahai ayah, aku melihat temanku belajar membaca dan menulis AlQuran.

Wahai Ibu, aku melihat temanku sedang menghapalkan Al Quran dan Hadits-hadits Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasalam.

Sedangkan saat mereka tidak belajar, mereka juga sama bermain bersamaku, mereka belajar disekolah yang berbeda denganku, sekolah mereka mewajibkan anak-anak perempuan berhijab, sekolah mereka mewajibkan sholat berjamaah dimesjid bagi anak laki-laki.

Aku melihat dikolom dakwah di mesjid bahwa didalam Al Quran terdapat ayat :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Qs. At-Tahrim :6)

Dan ada juga, hadits Nabi yaitu :

“Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “Lailaha-illallah”.Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya “Lailah-illallah”, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya.” (sya’bul Iman, juz 6, hal. 398 dari Ibn abbas)

Dan aku ingin menjadi penolong kalian seperti tulisan hadits yang ada pada kolom dakwah, yaitu :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya:“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Wahai ayah, engkau mengajariku membaca alquran dengan metode iqro tetapi teman-temanku sudah lancar membaca Al Quran

Wahai ibu, engkau mengajariku menghapal surat-surat pendek dalam Al Quran tetapi mereka sudah hafal minimal 3 juz Al Quran

Aku juga ingin memberikan yang terbaik pada kalian seperti lanjutan dari hadits lainnya, yaitu :

Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من قرأ القرآن وتعلَّم وعمل به أُلبس والداه يوم القيامة تاجاً من نور ضوؤه مثل ضوء الشمس ، ويكسى والداه حلتين لا تقوم لهما الدنيا فيقولان : بم كسينا هذا ؟ فيقال : بأخذ ولدكما القرآن

Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran.” (HR. Hakim 1/756 dan dihasankan al-Abani).

Wahai ayah ibu, ijinkan aku bergabung bersama teman-temanku belajar mendalami Al Quran dan Hadits-hadits Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasalam di Madrasah/pesantren yang khusus mempelajarinya.Aku cinta kalian dan kalian juga harus lebih cinta kepada surganya Allah untuk jadi penduduknya.

Terima kasih ayah,ibu atas ijin kalian..


Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: