Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Terbitkan Surat Edaran Perihal Larangan Perayaan “Valentine Day”

valentine.jpg
prfmnews.com.
BANDUNG, (PRFM) – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menerbitkan surat edaran perihal larangan perayaan Valentine Day atau Hari Kasih Sayang. Surat tersebut disampaikan kepada kepala disdik seluruh kabupaten dan kota di Jabar serta ditembuskan kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.Larangan perayaan Hari Valentine ini berlaku untuk semua peserta didik, terutama tingkat SMA dan SMK. Dalam isi surat edaran itu, Kepala Disdik Jabar Ahmad Hadadi menjelaskan pelarangan merayakan Hari Valentine merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan dalam upaya menjaga peserta didik terhindar dari kegiatan yang bertentangan dengan norma agama, sosial, dan budaya.Ahmad menyampaikan tiga poin berkaitan langkah-langkah larangan perayaan Hari Valentine yang mesti menjadi perhatian para perangkat sekolah di Jabar meliputi kepala disdik, Kepala BP3 Wilayah I-VII Disdik Jabar, dan kepala SMA/SMK.

“Melarang peserta didik untuk merayakan Valentine Day 14 Februari 2017, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah,” kata Ahmad seperti ditulis pada surat edaran tersebut yang diterima PRFM, Jumat (10/2/2017).

“Kepala BP3 Wilayah I-VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat bersama pengawas dan kepala SMA/SMK di wilayah Saudara melakukan pemantauan/pengawasan kegiatan peserta didik SMA/SMK. Mengimbau para kepala dinas pendidikan kabupaten/kota agar menginstruksikan kepada para kepala sekolah jenjang SD dan SMP untuk melakukan pemantauan dan pengawasan kegiatan peserta didiknya,” kata Ahmad.

Pada surat edaran bernomor 430/7618-Set.Disdik ini tercantum tanda tangan Kepala Disdik Jabar Ahmad Hadadi pada 10 Februari 2017 di Bandung.

“Sudah diedarkan ke setiap sekolah dan ditembuskan kepada Kepala Dinas Kota/Kab dan Bupati/Wali Kota. Ini harus menjadi perhatian semua juga, baik pendidik dan orang tua yang harus mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak kebablasan dan fokus kepada belajar,” ucap Ahmad kepada PRFM saat dihubungi terpisah via telepon.

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: