Istri yang Sering Menghina Suami

Istri-yang-Sering-Menghina-Suami.jpg

Menghina Suami

Kita yakin bahwa istri yang menghina suami apalagi sering kali melakukannya merupakan tipe istri yang buruk, bila tidak boleh dikatakan sebagai istri yang paling buruk secara muthlak. Dalam persoalan ini biasanya pikiran kita akan langsung mengatakan bahwa menghina itu pada umumnya lebih banyak berasal dari seorang suami terhadap istrinya. Namun ini tidak benar. Karena kita tidak mengetahui secara lengkap tentang persoalan ini, sebegaimana pula bahwa penghormatan dari seorang istri terhadap suaminya itu sangat komplek, menuntut kesunguhan hati, dan mendahulukannya daripada memenuhi keinginan pribadi dalam banyak kondisi. Sebab, ketaatan istri terhadap suami itu wajib selama suami tidak memerintahkan perkara maksiat.

Selain itu, kurang perhatian terhadap perintah suami dan keluar rumah tanpa izin darinya, terutama bila ini sering terulang dan lebih buruk lagi bila hal ini bertentangan dengan keinginan sang suami; semua ini termasuk bagian dari penghinaan terhadap suami. Yang menambah buruk lagi bahwa ketika seorang istri membenci suaminya tidak bisa menguasai emosinya. Apalagi bila istri tersebut membahasakan kebenciannya ke dalam suatu bentuk hinaan atau yang lain. Seperti mengabaikan perintah suami, tidak mentaatinya, dan pergi dari rumah tanpa izin padahal suami tidak menginginkannya. Padahal sang suami tidak suka hal itu.

Panjang lidah

Panjang lidah juga termasuk karakter istri yang buruk. Panjang lidah yang kami maksud tidak hanya sebatas suka berteriak-teriak saja. Ini juga merupakan keburukan- lebih sederhana daripada lidah yang tajam, bagaikan pisau cukur. Wanita yang lidahnya tajam ini selalu mengadu, mengorek keterangan, dan membuat bosan. Ia selalu mengkritik dan mengoreksi –meski menurutnya ingin membetulkan- pakaian suaminya, caranya berjalan, dan gaya hidupnya. Ia terkadang mencemooh suaminya dengan membandingkan dengan salah satu dari kerabatnya, atau suami saudari kandungnya, atau pria yang dahulu melamarnya namun ia tolak, padahal sekarang orang itu telah memiliki kedudukan dan taraf hidup yang tinggi. Wanita seperti itu tidak ubahnya seperti ular berbisa. Bedanya, ular itu bisanya berada di taringnya, sedangkan wanita tersebut bisanya berada di lidahnya.

Berfoya-foya

Sebagaimana halnya suka menghina dan panjang lidah merupakan perilaku seorang istri yang buruk maka begitu pula halnya dengan suka berfoya-foya, suka boros, terutama bila ia disayang oleh suaminya. Ia akan membuat suaminya bagaikan lantai yang ia injak-injak dan akan membuatnya menjadi suami yang hina. Sebagian wanita memang tergila-gila kepada penampilan luar, berlaku royal, dan berfoya-foya. Ia akan selalu terbakar oleh keinginannya dengan menghambur-hamburkan uang yang telah susah payah dikumpulkan oleh suami. Suami pontang panting untuk mendapatkan uang tetapi sang istri menghabiskannya untuk menuruti kesenangannya. Ia menganggap bahwa dirinya sedang bermain-main.

Kita berdoa kepada Allah mudah-mudahan pasangan hidup kita terhindar dari perilaku buruk semacam ini. Amin

Sumber :

Dinukil dari “ Aswaul Zaujaat”, Abdullah ak-Ju’aitsan, Edisi Bahasa indonesi : Perilaku buruk yang harus dihindari Istri, hal. 15-19 dengan sedikit gubahan.

Amar Abdullah

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet,

One thought on “Istri yang Sering Menghina Suami”

  1. ricky berkata:

    Kalau suami memberikn gji’a kpd istri trus suami mminta uang kpd istri 10rbu.tpi istri mlmparkn uang gji suami yg bru dksi’a smua kpd suami’a kmn mk suami klo sperti itu mas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: