Kiat-Kiat Mempersiapkan Generasi Amar Makruf Nahi Mungkar

KIAT-KIAT-MEMPERSIAPKAN-GENERASI-AMAR-MAKRUF-NAHI-MUNKAR.jpg

Kita sudah biasa mendengar tentang adanya sebuah pondok atau sekolah persiapan da’i disana sini, namun kita tidak ada mendengar adanya pondok persiapan amar makruf nahi mungkar. Padahal dewasa ini keadaan sangat mendesak dan memerlukan adanya pondok-pondok semacam itu, terutama di negeri-negeri islam, sebuah pondok yang fokus mempersiapkan para penegak amar makruf nahi mungkar, dengan mengenalkan mereka cara-caranya dan sarana-sarananya sebagaimana yang datang dari Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya. Hal itu agar terbentuklah suatu generasi hisbah (amar makruf nahi mungkar) yang peka, berkompeten, sanggup melaksanakan kewajiban mereka, membawa ruh islam dan metodenya dalam berinteraksi dengan kemungkaran dan pelakunya, dan juga memahami kondisi terkini, semuanya itu agar interaksi mereka dengan masyarakat didasari betul oleh ilmu dan pemahaman yang benar.

 

Sesungguhnya dari dulu persiapan generasi amar makruf nahi mungkar itu selalu dibutuhkan, disebabkan kemungkaran-kemungkaran yang semakin menyebar dengan segala macam dan bentuknya, pemikiran yang rusak, kelompok-kelompok yang menyimpang, perilaku tak bermoral, dan orang-orang yang sengaja dilatih untuk mecampur adukkan antara yang haq dan yang bathil dengan cara yang tak kasat mata, namun perencanaan mereka matang, dan misi mereka jelas.

 

Untuk itu, sangat diharapkan agar kita betul-betul berusaha mencetak generasi hisbah yang matang, yang mampu menjalankan kewajiban. Berbekal dengan aqidah yang murni, ilmu syar’i yang mendasar, wawasan terkini tentang realita, dan berketerampilan sesuai dengan yang diharapkan.

 

Maka dari itu, kita dituntut untuk memikirkan dengan serius bagaimana menyiapkan sarana-sarana yang dapat mensukseskan persiapan generasi hisbah yang dapat menjawab kebutuhan dunia saat ini, berbekal dari ilmu, fikih, wawasan, berpandangan luas, lapang dada, mampu menghadapi peristiwa-peristiwa baru, dengan akal jernih, agama yang kuat, akhlak mulia, hati yang terbuka, dan dapat memahami lingkungan eikitarnya, untuk itu berikut beberapa sarana yang dapat kita usahakan:

 

1 – Mendirikan Sekolah Khusus Hisbah

Fokusnya adalah persiapan generasi hisbah secara keilmuan dan praktek lapangan. Yang diharapkan setelahnya mereka terjun ke lapangan mendidik umat, sampai ke titik dimana hisbah atau amar makruf nahi mungkar ini menjadi perhatian semua orang dan mereka merasa bertanggung jawab akan penegakannya, wanita menegakkan hisbah pada zona nya, para lelaki di bidang yang ia kerjakan, kaum intelek pada bidang mereka, orang awam di perkerjaan dan tempat berkumpul mereka, pejabat di area kekuasaanya, wartawan dengan pemberitaannya, semuanya, siapa saja, agar kemungkaran semakin berkurang, pelanggaran semakin jarang, karena masyarakat yang hidup, menyeru kepada yang makruf, melarang dari kemungkaran.

 

2 – Merancang Metode Khusus Hisbah

Agar praktek hisbah jalan sesuai dengan yang di perintahkan Allah Ta’ala, perlu sekiranya untuk menyiapkan sebuah metode khusus, yang memadukan antara teori dan praktek. Metode ini hendaknya disusun oleh alim ulama besar, sehingga mencakup segala aspeknya yang terdiri dari: (Kemurnian, Kekinian, Moderat dan Adil). Yang kemudian para generasi hisbah ini dapat terjun ke 3 lapisan masyarakat, yaitu:

  • Masyarakat Awam
  • Kaum Intelektual
  • Kaum Muslimin yang tidak mampu berbahasa arab

 

3 – Mengadakan Penataran Khusus generasi-generasi Hisbah

Salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas hisbah ditengah masyarakat yaitu dengan mengadakan penataran atau pelatihan rutin para kader, berisikan berbagai macam kegiatan yang bertujuan mengkoreksi dan meningkatkan mutu hisbah.

Yaitu dengan fokus mengulas kebiasaan-kebiasaan yang umumnya terjadi ditengah masyarakat, budaya mereka, pola pikir mereka. Karena dengan mengetahui realita yang ada tersebut, dapat membantu seorang penegak hisbah untuk memahami targetnya, mencari cara yang tepat untuk mendakwahinya, dapat memberikan argumen yang memuaskan. Dan tak lupa juga membarengi dengan cara yang hikmah bijaksana, argumentasi yang sopan, sehingga kemudian dapat mengambil hati mereka, yang mana dari sana datang hidayah insyaallah.

 

Itulah beberapa sarana yang dapat ditempuh untuk mencetak generasi amar makruf nahi mungkar, dan itu semua membutuhkan perhatian besar, dari keseriusan penanganannya dan pembiayaannya.

Mengapa? Karena sejatinya umat islam ini kaya untuk membiayai dakwah, akan tetapi kita lalai, padahal para misionaris saja, dalam peperangan pemikiran melawan kita ini disokong oleh dana yang besar, baik itu yang resmi ataupun bersifat donasi sehingga mereka dapat mencapai target-target mereka dengan cepat.

Maksud mengapa hal ini kita bahas adalah agar praktek hisbah ini diperhatikan secara global, untuk itu diperlukan konsentrasi yang serius, perencanaan yang baik, memiliki SDM dan modal yang memadai, sehingga dapat mencapai targetnya, yang kemudian disusul dengan peningkatan mutu dan koreksi berkala dan berkelanjutan.

Diterjemahkan dengan ringkas dari artikel yang berjudul “Kaifiyah I’dad Al Muhtasib.

Sumber: AlMohtasb.com (Website Amar Makruf Nahi Munkar Saudi Arabia)

Alih Bahasa: Muhammad Hadhrami Bin Ibrahim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: