Macam Macam Sihir

sihir-perdukunan.jpg

Sihir itu terbagi menjadi dua macam:
Pertama: ‘uqad (buhul-buhul) dan ruqa (jampi-jampi), yaitu bacaan-bacaan atau huruf-huruf tak bermakna yang dipakai oleh penyihir sebagai sarana untuk bersekutu dengan setan mengenai apa yang dikehendakinya untuk menimpakan bencana kepada yang disihirnya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). (QS. Al-Baqarah: 102)
Kedua: obat-obatan dan ramuan-ramuan yang berpengaruh pada badan, akal, kehendak, dan kecenderungan orang yang disihir. Inilah yang disebut dikalangan mereka dengan Athf wa Sharf (menpertalikan dan memisahkan). Mereka menjadikan seseorang lengket dengan isterinya atau wanita lain, sehingga ia seperti binatang ternak yang bisa dikendalikan sesuka hati. Sedang Sharf adalah sebaliknya.

Sihir itu berpengaruh pada tubuh manusia dengan melemahkannya sedikit demi sedikit sehingga ia binasa. Dalam bayangannya, ia menghayalkan berbagai hal yang berbeda dengan kenyataannya.
Barangsiapa yang sihirnya dengan perantaraan setan, maka ia kafir dan barangsiapa yang sihirnya dengan obat-obatan dan ramuan-ramuan, maka ia tidak kafir, tetapi dianggap sebagai orang yang bermaksiat.
Sumber :
Al-Majmu’ ats-Tsamin min Fatwa asy-Syaikh Ibnu Utsamin, jilid 2, hal. 132-133

Amar Abdullah

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet, Google+ Hisbahnet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: