Mengintip Dosa Dosa Istri ( bagian.2)

mengintip-dosa-istri.jpg

Pembaca yang budiman…

Kurang memperhatikan Orang Tua Suami, juga termasuk kesalahan istri. Inilah poin yang akan dibahas dalam tulisan berikut ini. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.

Pembaca yang budiman…

Sudah barang tentu menjadi hak istri atas suami untuk diperlakukan secara terhormat. Salah satu bentuk perlakuan terhormat itu adalah menempatkan istri di rumah sendiri.

Akan tetapi, terkadang kondisi memaksa agar suami tinggal bersama kedua orang tuanya, atau kedua orang tua butuh tingggal satu rumah dengan suami. Sedangkan suami dituntut untuk berbakti kepada orang tua, dan juga berbuat baik untuk istri. Namun, sebagian istri tidak mau membantu suami mewujudkan sikap bakti tersebut. ia hendak menguasai suami seorang diri, tidak ada seorang pun yang boleh mendapat bagian dari waktunya. Bahkan mungkin tidak cukup sampai disitu, istri melakukan tindakan yang menyakitkan orang tua suami. Tindakan menyakiti tersebut memiliki banyak bentuk, di antaranya ialah :

  • Meninggikan suara di hadapan mereka berdua, enggan melakukan perintah mereka, kurang memperlihatkan sikap hormat kepada mereka, atau kurang memperhatikan perasaan mereka.
  • Meremehkan dan merendahkan mereka berdua, sering menghina, berharap segera terbebas dari tinggal bersama mereka, atau merayu suami untuk mendurhakai mereka.
  • Mencari-cari kekeliruan mereka berdua, membesar-besarkan kesalahan, bahkan menuduh secara dusta terhadap mereka.
  • Cemburu terhadap ibu suami, memperlakukannya sebagai pesaing dan partner dalam posisinya dengan suami. Serta, bentuk tindakan menyakiti yang lain.

Bila kita perhatikan sebab-sebab munculnya tindakan tersebut, kita temukan bahwa ia adalah dampak dari kurangnya ketakwaan, pendidikan yang buruk dan kelemahan akal. Sikap tersebut juga disebabkan oleh sempitnya pikiran dan kekerdilan jiwa.

Apa akibat perlakuan buruk istri tersebut ?

Ia akan merusak kehidupan istri dan kehidupan orang-orang di sekelilingnya. Tidak hanya istri yang kehilangan kebahagiaan hidup, tapi juga suami dan kedua orang tuanya. Karenanya, menjadi kewajiban istri yang cerdas, yang memiliki agama lurus dan akhlak mulia, yang mengharapkan kebahagiaan diri dan kebahagiaan suami, agar ia memuliakan kerabat suami dan mempertebal sikap hormatnya kepada orang tua suami, khususnya ibu. Semua itu adalah bentuk penghormatan terhadap suami dan perlakuan yang baik terhadapnya. Tindakan tersebut juga menambah rasa cinta kepada suami, memperkuat ikatan pernikahan, serta jalinan kasih sayang.

Kemudian, tindakan istri menghormati orng tua suami merupakan akhlak islami yang mendasar. Ia menunjukkan kemuliaan jiwa dan kebesaran hati.

Wahai istri yang budiman, hadirkanlah nilai-nilai ini di dalam diri Anda, niscaya Anda akan mendapatkan pujian dan sebutan yang baik di dunia, serta mendapatkan pahala dan karunia tak terbatas di akhirat nanti.

Wallahu a’lam

Sumber :

Dinukil dari, “Min Akhtha az-Zaujaat”, Muhammad bin Ibrahim al-Hamd, (Edisi Bahasa Indonesia), hal. 19-22 dengan ringkasan

Penulis : Amar Abdullah bin Syakir

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet,

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: