Menyikapi Uang Hasil Klaim Asuransi

klaim-asuransi.jpg

Pertanyaan :

Si jago merah telah melumat habis toko seorang muslim, dan menghanguskan hampir seluruh isinya. Dan dikarenakan sejak beberapa tahun lalu ia telah mengasuransikan tokonya tersebut, maka perusahaan asuransi membayarkan kepadanya seluruh jumlah kerugiannya. Apa hukum Allah tentang uang yang ia terima tersebut, terlebih uang yang pernah ia setorkan selama beberapa tahun tersebut tidak sebanding, walau hanya separuh dari uang yang ia terima. Sedangkan anda telah mengetahui bahwa sebagian Negara mewajibkan asuransi?

Jawaban :

Asuransi jenis ini adalah asuransi komersial, dan itu diharamkan, dikarenakan pada asuransi tersebut terdapat unsur riba, gharar (ketidakjelasan), dan praktek memakan harta orang lain dengan cara yang tidak dibenarkan. Dan pemilik toko yang anda sebutkan, dibolehkan untuk mengambil sejumlah uang setoran yang pernah ia bayarkan ke perusahaan asuransi. Sedangkan sisanya, hendaknya ia sedekahkan kepada orang-orang fakir, atau digunakan dalam kegiatan sosial lainnya. Dan hendaknya ia segera menghentikan diri dari menjadi nasabah perusahaan asuransi tersebut.

Wabillahittaufiq, dan semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Majmu’ Fataawaa al-Lajnah ad Da’imah, 14/259, fatwa no. 4862.


Artikel : www.hisbah.net

Gabung juga di Fans Page kami hisbah.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: