Perjudian itu Terlarang dan Berbahaya!

judi.jpeg

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (90) إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ (91) وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَاحْذَرُوا فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّمَا عَلَى رَسُولِنَا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ (92)

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul-(Nya) dan berhati-hatilah. jika kamu berpaling, Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. ( Qs. Al-Maidah : 90 – 92 )

Pembaca yang budiman…

Alloh jalla wa’ala menyeru orang-orang yang beriman, seraya berfirman, wahai orang-orang yang membenarkan Alloh dan RosulNya serta mengamalkan syariatNya, ketahuilah bahwa (minum) khomer (yakni : segala yang memabukkan, yang menutupi (kesadaran) akal), dan al-maisir(yakni : perjudian, yang mencakup segala macam bentuk taruhan dan yang lainnya yang didalamnya ada saham dari kedua belah pihak yang melakukan taruhan, dan memalingkan dari mengingat Alloh), serta al-Anshob ( yaitu : batu yang dijadikan sebagai tempat penyembelihan binatang oleh orang-orang musyrik sebagai bentuk pengagungan terhadapat tempat tersebut serta apa saja yang pasang untuk peribadatan sebagai bentuk pendekatan diri kepadanya), dan al-Azlam ( mengundi nasib dengan panah ), (yaitu : anak panah yang dijadikan oleh orang-orang kafir untuk menentukan keputusan sebelum melakukan suatu amal), semua itu adalah perbuatan dosa yang dihiaskan oleh syaithon. Oleh karena itu hendaklah kalian menjauhkan diri dari hal-hal tesebut supaya kalian mendapatkan keberuntungan berupa ( dimasukkan ke dalam ) Surga.

Selanjutnya, Alloh ta’ala menghabarkan bahwa tindakan syetan menghiaskan perbuatan dosa tersebut kepada kalian hanyalah untuk memasukkan dalam jiwa kalian rasa permusuhan dan kebencian di antara kalian dengan sebab meminum khomer, dan permainan judi, disamping itu setan juga menghendaki dengan hal itu agar kalian berpaling dari mengingat Alloh ta’ala dan dari melaksanakan kewajiban sholat, karena bila seseorang meminum khomer niscaya akalnya akan hilang, dan bila seseorang diasyikan oleh permainan perjudian dia akan melupakan Alloh ta’ala. Oleh karena itu, berhentilah kalian dari melakukan hal-hal tersebut sekarang juga.

Selanjutnya, Alloh memeritahkan orang-orang yang berserah diri kepadaNya, “ lakukanlah ketaataan kepada Alloh dan ketaatan kepada RosulNya Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam pada setiap apa-apa yang kalian lakukan dan kalian tinggalkan, bertaqwalah kepada Alloh dan hendaknya kalian merasa diawasi olehNya tatkala kalian melakukan itu semuanya. Jika kalian perpaling dari melaksanakan perintah, kalian melakukan yang kalian dilarang melakukannya, maka ketahuilah bahwa kewajiban utusan Kami Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam hanyalah sebagai penyampai (risalah) yang jelas.

Pembaca yang budiman…

Dari tiga ayat di atas dapat kita ambil beberapa pelajaran, di antaranya :

  1. Perjudian merupakan perbuatan keji yang merupakan jalan setan
  2. Wajib bagi seorang muslim untuk menghindarkan diri dari perbuatan tersebut
  3. Salah satu sebeb mendapatkan keberuntungan adalah meninggalkan perkara yang terlarang.
  4. Perbuatan judi sangat berpeluang melalaikan seseorang dari mengingat Alloh ta’ala
  5. Perbuatan judi sangat berpotensi menimbulkan penyakit hati berupa rasa permusuhan dengan orang lain
  6. Termasuk kasih sayang Alloh ta’ala adalah member peringatan kepada hambanya agar menjauhi perkara-perkara yang sangat boleh jadi akan menimbulkan bahaya pada hambaNya.
  7. Wajib hukumnya seorang hamba untuk taat kepada Alloh dan taat kepada RosulNya shallallohu ‘alaihi wasallam
  8. Wajibnya memiliki sikap berhati-hati terhdap segala hal yang berpotensi akan berdampak buruk bila dilakukan.
  9. Ketidaktaatan seorang hamba kepada Alloh dan RosulNya shallallohu ‘alaihi wasallam adalah merupakan bentuk berpaling dari syariat Alloh dan RosulNya yang akibatnya ditanggung oleh seorang hamba itu sendiri.
  10.    Tugas para Rosul Alloh ta’ala hanyalah menyampaikan risalahNya, dan tidak bisa menjadikan seseorang taat baik kepada Alloh maupun kepada RosulNya. Wallohu a’lam.

Semoga sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi kita Muhammad –shallallohu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga dan para pengikut beliau. (Abu Umair)   

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel Hisbah di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet, Google+ Hisbahnet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: