Bencana Di Balik Zina 2

perahu-kuning.jpg

Pembaca yang budiman…

Pada tuisan sebelumnya telah kita sebutkan 2 di antara petaka yang timbul akibat dari perbuatan zina, yaitu :

  1. Merusak Fithroh Manusia
  2. Menghancurkan Agama pelakunya

Berikut ini adalah kelanjutannya,

3. Merusak tatanan sosial

Zina juga, menyebabkan rusaknya garis keturunan, merusak ikatan persaudaraan, serta menyebabkan kacaunya tatanan sosial. Berapa banyak bayi lahir tanpa seorang ayah, serta di terlantarkan oleh seorang ibu yang tidak bertanggung jawab. Demikian adalah korban yang secara sosial, yang pasti itu akan menimbulkan problem. Adakalanya mereka harus menanggung derita sejak kecilnya, atau bahkan sejak munculnya ia kedunia.

Kerusakan tersebut hingga merambah kepada dosa besar yang lain berupa pembunuhan, yakni seperti membunuh bayi hasil dari hubungan zinanya, bahkan yang masih di dalam perutnyapun menjadi sasaran pembunuhannya. Maka ada munasabah (keterkaitan) antara zina dan pembunuhan seperti yang ditunjukan firman Allah;

“Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya).”( QS Al-Furqan :68)

Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu Yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar”. demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).(QS Al-An’am : 151)

Diantara para ulama menjelaskan adanya keterkaitan antara tindakan membunuh dengan perzinaan. Karena zina pembunuhan dalam banyak sisi, biasanya pelaku zina membunuh calon makhluk yang ada dalam rahimnya atau yang sering kita kenal dengan aborsi dan bahkan bayi dibuang atau dibunuh setelah kelahirannya.Kalaupun mereka membiarkan sibayi hidup, masih ada dampak bagi si anak, juga bagi masyarakat. Anak menjadi tertekan dan terkucil dalam pergaulan, sehingga sianak hanya bisa menanggung malu sang ibu yang membuat pebuatan yang diharamkan Allah itu, Naudzubillahi mindzalik.

4.  Mendatangkan Bencana dan Malapetaka

Zina merupakan tersangka utama atas bencana masal ketika telah merajalela. Banyak jenis penyakit baru, aneh, sangat berbahaya dan belum ditemukan cara pengobatannya dikalangan manusia. Ketika zina telah merajalela, maka berbagai penyakit bermunculan dan mewabah tanpa diketahu darimana datangnya.

Diantaranya penyakit bermunculan itu adalah; virus HIP/AIDS, flu burung, SARS, flu babi dan banyak lagi yang tidak bisa penulis sebutkan dengan rinci. Maka terbuktilah perkatan manusia agung, yakni Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam dalam sabdanya;

“Tiada perbuatan keji (zina) telah menyebar pada suatu kaum hingga mereka terang-terangan dengannya melainkan akan menjalarketengah merka penyakit tha’un dan berbagai jenis yang belum pernah terjadi oleh orang-orang sebelum mereka.” (HR Ibnu Majah)

Banyak definisi yang disebutkan para ulama tentang maksud tha’un. Al-Juhari  menyebutkan bahwa tha’un adalah sesuatu yang menyebabkan berubahnya kondisi dari biasanya, penyebarannya menjadi pertanda akan adanya kematian secara masal seperti wabah. Sedangkan penulis An-Nihayah menebutkan bahwa tha’un adalah penykit menular yang merusak udara, merusak air juga merusak badan. Sedangkan Abul Walid Al-Baaji berpendapat  bahwa tha’un adalah penyakit yang menyerang banyak orang yang datangnya dari arah yang tidak diduga, berbeda dengan penyakit umum yang biasanya menderita manusi.

Disebutkan juga dalam musnad Imam Ahmad riwayat dari Ummu Salamah bahwa ia berkata,” Aku pernah mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda,’ jika telah munculberbagai kemaksiatan ditengah- tengah umatku, maka Allah akan menimpakan adzab dari sisi-Nya yang mengenai merka semua.’ Saya tanyakan pada beliau,’ Ya Rasulullah apakah pada ketika itu didalamnya masih ada orang yang sholeh?’Beliau menjawab,’Ya, benar’ Saya bertanya lagi,’ Lalu bagai mana dengan meraka itu?’ Mereka tertimpa adzab sebagaimana menimpa orang-orang pada umumnya, namun mereka akan mendapat ampunan dari keridhoan Allah Subahana Wata’ala. Dalam Ad-Da wa Ad-Dawa, Imam Ibnu Qoyyim Al-jauziyyah  merinci akibat maksiat secara umum, dan zina adalah salah satu diantaranya yang wujud dari 56 akibat. Semuanya berbahaya bagi jasmani maupun rohani,juga merusak dunia dan akhirat. … bersambung insyaa Alloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: