Bencana Di Balik Zina 3

perahu-kuning.jpg

Pembaca yang budiman…

Pada tuisan sebelumnya telah kita sebutkan 4 di antara petaka yang timbul akibat dari perbuatan zina, yaitu :

  1. Merusak Fithroh Manusia
  2. Menghancurkan Agama pelakunya
  3. Merusak tatanan sosial
  4. Mendatangkan Bencana dan Malapetaka

Berikut ini adalah kelanjutannya,

5. Siksa Akhirat bagi pezina

Al-jaza min jinsil amal, balasan itu tergantung dari hasil usahanya. Ketika zina mengandung unsur kerusakan sangat besar, maka siksa yang disediakan bagi pelakunya pun terlampau dahsyat. Ibnu Qoyyim menyebutkan,”Ketahuilah bahwa balasan itu berbanding lurus dengan amal. Hati yang telah terpaut dengan sesuatu yang haram, setiap kali dia berhasrat untuk meninggalkan dan keluar darinya pada akhirnya kembali ke dosa semula. Begitu pula dengan balasannya dibarjakhm maupun di akhirat. Pada sebagian riwayat hdits Samurah bin jundub yang disebutkan dalam shohih Al-Bukhori disebutkan bahwa Nabi Shalallahu Alaihi Wasllam bersabda;

“Suatu malam aku bermimpi ada dua orang yang mendatangiku, lalu keduanya mengajakku keluar, maka aku pun bernjak bersama keduanya….lalu kami smpai pada sebuh rumah yang dibangun seperti tungku, ternyata didalamnya ada suara gaduh dan hiruk pikuk. Lalu kami melongok kearah tungku itu dan ternyata di sana ada kaum laki-laki dan perempuan yang telanjang. Ketika api dinyalakan merekapun berusaha naik keatas hingga hampir-hampir bisa keluar (dari tungku). Jika api redup mereka pun kembali ketempat semula. Sayapun bertanya,”Siapakah mereka?”Dia menjawab,”Adapun laki-laki dan perempuan yang telanjang yang dibangunan semisal tungku itu adalah para pezina perempuan dan laki-laki.”(HR Al-bukhori)

Maka perhatikanlah kesesuaian siksa akhirat dalam hadits ini dengan kondisi hati para pezina di dunia. Setiap kali mereka berkeinginan untuk bertaubat dan berhenti darinya, serta keluar dari tungku syahwat menuju kesejukan taubat ternyata kandas, dan setelah itu mereka kembali lagi padahal hampir mereka keluar darinya.

Maka kerusakan manakah yang lebih merata dan lebih dahsyat bahayanya dari pada zina? Wajar iblis begitu getol menyebar luaskan nya serta menjadikannya peroyek utama. Wallohu a’lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: