Ritual Kesyirikan di Pabrik Gula Tasikmadu

Ritual-Kesyirikan-di-Pabrik-Gula-Tasikmadu.jpg

Ritual Julen Cembengan di Pabrik Gula Tasikmadu digelar Kamis sore kemarin (12/5/2016). Ritual Julen atau pemasangan sesaji berupa 7 kepala kerbau yang di arak kemudian ditempatkan di dalam pabrik gula.

Ritual ini digelar untuk memohon keselamatan selama proses penggilingan tebu yang dimulai pada keesokan harinya. Setelah dilakukan pembacaan doa, aneka sesaji, terutama tujuh kepala kerbau, diletakkan di bagian bawah mesin produksi.

Ritual ini mengawali rangkaian upacara adat Cembengan pembukaan musim Giling Tebu 2016 di Pabrik Gula Tasikmadu peninggalan Mangkunegara IV abad 19.

Puncak ritual cembengan hari Jumat, digelar prosesi kirab tebu temanten dan pertunjukan reog . Malamnya pentas wayang kulit.

Ritual ini tentu tidak dibolehkan, karena merupakan perbuatan syirik yakni membuat sesembahan dan sembelihan kepada selain Allah. Firman Allah:

وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi,) (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah… (QS.al-Maidah:3)

Juga sabda Nabi ﷺ :

لَعَنَ اللَّهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللَّهِ

Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah (HR. Muslim no. 1978)

Jika ingin selamat dalam bekerja tentu harus pakai safety keamanan mengikuti SOP, begitu pula ketika ingin berdoa. berdoalah kapan saja terutama diwaktu mustajab tanpa perlu memotong kepala kerbau, kalau takut diganggu makhluk gaib, maka bacalah di dalam pabrik situ surat al-Baqarah dan disamping itu juga para pekerja pabrik membentengin diri dgn membaca dzikir pagi-petang, islam itu mudah tidak memberatkan.

Semoga Allah ﷻ memberikan petunjuk pada kita semua untuk senantiasa berada di atas tauhid dan menjauhi kesyirikan.

Sumber: nahimunkar.com

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: