Sarana Menumbuhkan Cinta dalam Rumah Tangga

Untitled-1.jpg

Salam kepada Keluarga

Salam adalah doa keselamatan, bahkan bila kita merujuk kepada salam yang diajarkan oleh syariat Islam, kita dapati bahwa dalam ungkapan salam tidak hanya berisi doa keselamatan, namun berisi juga doa agar orang yang kita beruluk salam kepadanya mendapatkan kasih sayang dari Dzat yang Maha kasih sayang, yaitu Allah azza wajalla. Bahkan, juga berisi doa agar orang yang kita beruluk salam kepadanya tersebut mendapatkan keberkahan. Kesemuanya ini merupakan indikasi terjalinnya hubungan baik dan kasih sayang, tentunya yang paling layak mendapatkan semua itu adalah keluarga kita. Ketika suami hendak meninggalkan rumah atau ketika dia pulang ke rumah atau ketika istri meminta izin keluar kepada suami karena ada hajat yang harus ditunaikan dan pada semua itu diiringi dengan ucapan salam niscaya lenyaplah kemarahan yang mungkin tersisa di dalam hati, berganti dengan ketenteraman dan kelapangan, plong rasanya. Inilah pengarahan Rasulullah kepada para sahabat,’

والذي نفسي بيده. لا تدخلوا الجنة حتى تؤمنوا ولا تؤمنوا حتى تحابوا. أولا أدلكم على شيء إذا فعلتموه تحاببتم؟ أفشوا السلام بينكم

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, Kalian tidak masuk Surga sehingga kalian beriman dan kalian tidak beriman sehingga kalian saling menyintai, maukah kalian aku tunjukkan sesuatu jika kalian melakukannya niscaya kalian saling menyintai? Tebarkanlah salam diantara kalian.” (HR. Ibnu Majah, No. 68).

Dan sebelum itu al-Qur`an telah berbicara,

فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

“Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (An-Nur: 61).

Membantu Pasangan

Seperti halnya ungkapan salam kepada keluarga dapat menjadi sarana untuk menumbuh kembangkan kecintaan dan keberkahan dalam rumah tangga, maka demikian pula halnya dengan membantu pasangan.

Membantu pasangan dengan mengambil alih sebagian dari tugas-tugasnya menimbulkan perasaan dalam diri pasangan, ‘Oh ternyata suami saya atau istri saya tidak menginginkan saya dalam kesulitan, dia ingin meringankan beban saya dan itu sebagai realisasi cintanya kepada saya.’ Dalam kondisi ini, karena pasangan merasa diperhatikan dengan bantuan Anda kepadanya, tentunya dia akan membalasnya dengan cinta pula.

Simaklah keteladanan baginda Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam. Dari al-Aswad bin Yazid berkata, Aisyah ditanya, “Apa yang dilakukan oleh Nabi di rumah?” Aisyah menjawab, “Membantu keluarganya. Jika tiba waktu shalat beliau pergi shalat.” (HR. al-Bukhari).

Beliau juga bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya,

وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ

 dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik bagi istrinya.” (HR. at-Tirmidzi dia berkata, “Hadits hasan shahih.”)

Oleh kerena itu, janganlah Anda malas untuk membantu pasangan hidup Anda dalam banyak hal guna meringankan bebannya. Dan, janganlah Anda enggan untuk beruluk salam kepada keluarga Anda!

Yakinlah bahwa kebaikan yang Anda lakukan tersebut seringan apapun akan mendapatkan balasan yang baik dari Allah ta’ala,  berupa pahala yang lebih baik dari apa yang telah Anda lakukan. Bukankah Allah ta’ala, rabb kita telah berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan (Qs. An-Nahl : 97)

Semoga Allah memberikan taufiq kepada kita untuk melakukan kebaikan yang disyariatkan oleh Allah dan RasulNya Muhammad –shallallahu ‘alaihi wasallam-. Aamin

Penulis : Amar Abdullah

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel Hisbah di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet, Google+ Hisbahnet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: