Serial Syirik Besar 6: Dosa Besar yang Paling Besar

petir.jpg

Pembaca Yang Budiman

Para edisi sebelumnya, kita telah sebutkan bahwa termasuk bahaya syirik besar adalah bahwa pelakunya Pelakunya Kekal di dalam neraka.

Berikut ini adalah bahaya yang lainnya, yaitu  bahwa dosa ini merupakan dosa besar yang paling besar.

عن عبد الرحمن بن أبي بكرة عن أبيه قال  : كنا عند رسول الله صلى الله عليه و سلم فقال ألا أنبئكم بأكبر الكبائر ؟ (ثلاثا) الإشراك بالله وعقوق الوالدين وشهادة الزور (أو قول الزور) … صحيح مسلم – 1 / 91

Dari Abdurrahman bin Abi Bakrah dari ayahnya, ia berkata, -pada suatu saat- kami pernah berada disisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Maukah kalian aku beritahu tentang dosa besar yang paling besar? (beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali); (yaitu), menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua, persaksian palsu (atau perkataan palsu)…” (HR. Muslim: 1/91).

Dalam hadis di atas sangat jelas bahwa syirik ini merupakan dosa besar yang paling besar. Oleh kerena itu, hendaknya seorang muslim khawatir dari terjerumus ke dalam perbuatan ini. Telah ada teladan yang baik pada diri nabiyullah Ibrahim ‘alaihissalam, Allah menyebutkannya di dalam kitabNya yang mulia yang menggambarkan bahwa beliau sangat khawatir terjerumus ke dalam dosa menyekutukan Allah (rabbnya). Perhatikanlah ayat berikut,

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrohim: 35). Yakni: jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyekutukan Engkau sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian besar ummatnya yaitu dalam bentuk penyembahan kepada berhala. Semoga Allah menyelamatkan kita dan saudara kita kaum muslim dari terjatuh ke dalam dosa besar yang paling besar ini dan dosa-dosa yang lainnya. Aamiin. Wallahu a’lam. Bersambung, insya Allah.

____________

Artikel: www.hisbah.net

Gabung juga di Fans Page hisbah.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: