Syubhat Seputar Hijab (5) : Takut Tidak Laku Nikah

takut-nikah2.jpg

Pembaca yang budiman…


Sebagian wanita muslimah yang tidak ber-hijab berdalih dengan takut tidak laku nikah. Syubhat yang dibisikkan setan dalam jiwa sebagian wanita muslimah yang tidak berhijab ini, pangkalnya adalah perasaan, bahwa para pemuda tidak akan mau memutuskan menikah kecuali jika dia telah melihat badan, rambut, kulit, kecantikan dan perhiasan sang gadis. Jika ia berhijab atau memakai cadar, tentu tak ada yang bisa dilihat dari padanya, sehingga sang pemuda enggan mengambil keputusan untuk menikahinya.


Ironinya, kepercayaan seperti ini, tidak hanya monopoli para wanita muslimah, tetapi juga merupakan kepercayaan para orang tua, pada akhirnya mereka melarang anak-anak puterinya memakai hijab. Syubhat ini tidak bisa diterima lewat dua alasan mendasar.


Penilaian dari Sisi Teori Dasar


Meskipun kecantikan merupakan salah satu sebab paling pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan satu-satunya sebab dinikahinya wanita. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:


“Wanita itu dinikahi karena empat hal. Yaitu karena harta, keturunan, kecantikan dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang berpegang teguh dengan agama, …


Memang demikian yang terjadi. Kaum laki-laki tidak hanya melihat unsur kecantikan semata, tetapi ada hal-hal lain yang menyatu dengan kecantikan itu atau terlepas darinya, yang dijadikan pertimbangan dalam memilih isteri. Namun para gadis dan orangtua banyak yang menganggap kecantikan adalah segala-galanya. Atau setidak-tidaknya menjadikan kecantikan sebagai unsur terpenting, sedangkan hal lainnya bisa dikesampingkan. Jelas, jalan pikiran seperti ini bertentangan dengan naluri manusia.


Penilaian dari Sisi Empiris


Bisa jadi sikap gadis-gadis yang biasa memperlihatkan aurat yang dimaksudkan untuk menawan hati pria- menjadi bumerang bagi dirinya. Betapa banyak tindakan itu malah membuat para pemuda enggan menikahinya. Sebab bisa saja para pemuda itu beranggapan, jika wanita tersebut berani melanggar salah satu perintah Allah, yaitu hijab, tidak menutup kemungkinan dia akan berani melanggar perintah-perintah yang lain. Karena setan memiliki banyak kiat.


Meskipun terkadang kenyataan yang ada tidak selalu sesuai dengan pendapat ini, tetapi memang begitulah keadaan mayoritas pemuda kita di zaman sekarang.

Pemuda yang menyunting gadis ber-hijab, namanya akan menjadi harum, meskipun ia sendiri tidak termasuk orang-orang yang dinilai ta’at menjalankan perintah agama.

Wallahu a’lam…



Artikel : www.hisbah.net


Ikuti update artikel Hisbah di Fans Page Hisbah
Twitter @Hisbahnet, Google+ Hisbahnet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: