Tawaran Berzina

Untitled-1-1.jpg

Berzina adalah haram, sebagaimana telah dimaklumi. Namun, sebuah fakta di masyarakat membuktikan bahwa tidak sedikit orang justru menawarkan dirinya untuk berzina. Kebanyakan mereka adalah kaum wanita. Meskipun demikian, kaum pria pun tidak sedikit jumlahnya yang melakukan hal tersebut, atau bahkan mereka menjadi perantaranya, merekan menawarkan kaum wanita pezina kepada para lelaki untuk berzina dengannya dengan imbalan bayaran sejumlah uang yang telah disepakati sebelumnya.

Tidak diragukan ini adalah lingkaran perbuatan yang haram. Dan tidak diragukan pula bahwa hasil dari usaha ini adalah haram pula, baik yang dinikmati oleh si pezina itu sendiri maupun yang didapatkan oleh orang yang menjadi perantaranya, yang menawarkan para pezina. Semoga Allah melindungi kita dari terjatuh ke dalam lingkaran ini. Amin

Ketika Tawaran Datang

Tawaran untuk berzina, merupakan tawaran yang menggiurkan, betapa tidak sementara nafsu cenderung kepada melakukan tindakan tersebut, apa lagi ketika kesempatan untuk melakukan hal tesebut telah berada di depan mata. Kecuali nafsu yang disimpan oleh jiwa yang penuh dengan ketakwaan kepada Allah, rasa takut kepada-Nya dan siksa-Nya.

Maka, ketika tawaran itu datang kepadanya, maka akan ada bisikan dalam dirinya yang memalingkan nafsunya dari melakukan tindakan zina. Lihatlah, contohnya di dalam al-Qur’an Allah menyebutkan tentang Yusuf ‘Alaihissalam, kala mendapatkan tawaran untuk berzina dan tawaran itu telah berada di depan matanya, namun ia menolak tawaran tersebut karena dirinya takut kepada-Nya,

وَرَاوَدَتْهُ الَّتِي هُوَ فِي بَيْتِهَا عَنْ نَفْسِهِ وَغَلَّقَتِ الْأَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَ قَالَ مَعَاذَ اللَّهِ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ (23) وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَى بُرْهَانَ رَبِّهِ كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ (24) [يوسف : 23 ، 24]

Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: “Marilah ke sini.” Yusuf berkata: “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung.

Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih (Qs. Yusuf : 23-24)

Amar Abdullah bin Syakir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: