Warna Hijab Muslimah yang Sesuai Syari’at

Warna-Hijab-Muslimah-yang-Sesuai-Syari’at.jpg

Pertanyaan :

Apa warna yang pas untuk pakaian muslimah yang sejalan dengan syariat?

Jawaban :

Warna terbaik pakaian seorang wanita adalah hitam dengan dua alasan.

Alasan pertama, warna hitam biasanya tidak menarik dan memikat pandangan laki-laki.

Alasan kedua, ketika Aisyah menceritakan sebagian istri para shahabat -pada satu riwayat dikatakan ‘istri para shahabat Mujahirin’ namun pada riwayat yang lain disebutkan ‘istri para shahabat Anshor- “Semoga Allah melimpahkan rahmatNya kepada para istri shahabat Muhajirin. Ketika ayat tentang jilbab turun, mereka robek kain korden lalu mereka kenakan sebagai jilbab sehingga mereka seperti burung gagak”.

Dalam riwayat ini, Aisyah menyerupakan para shahabiyah dengan burung gagak. Sedangkan buruk gagak itu seluruh tubuhnya berwarna hitam. Tidak ada warna putih sedikitpun. Inilah warna yang tepat karena dengan memakai warna pakaian seperti ini maka wanita yang bersangkutan terhindar dari warna pakaian, corak dan motif yang menari perhatian lawan jenis.

Tentang kriteria pakaian muslimah yang sesuai syariat, sebagian ulama menyebutkan ada delapan kriteria.

  1. Longgar, lapang dan tidak ketat.
  2. Tebal dan tidak transparan.
  3. Model pakaian yang dipakai adalah model pakaian wanita, bukan model atau bentuk pakaian laki-laki.
  4. Menutup badan secara sempurna sehingga tidak ada satupun bagian badan yang Nampak.
  5. Tidak diberi wewangian karena ketika keluar rumah seorang wanita dilarang untuk mengenakan wewangian.
  6. Tidak menarik perhatian lawan jenis.
  7. Bukan pakaian tampil beda yang menyebabkan orang yang memakainya menjadi kondang di masyarakat.
  8. Bukan model pakaian yang menjadi ciri khas wanita kafir sehingga dengan memakainya muslimah tersebut menyerupai wanita kafir. Inilah kriteria yang harus dipenuhi ketika seorang muslimah hendak berpakaian dengan sempurna.

Tentang warna, telah kalian ketahui warna yang terbaik. Namun jika memang ada warna lembut (tidak mencolok) selain hitam yang biasa dipakai oleh para wanita di masyarakat setempat sehingga jika ada seorang muslimah yang mengenakannya maka dia tidak menjadi nyleneh di masyarakatnya maka tidak terlarang selama warna pakaian tersebut tidak menarik perhatian lawan jenis. Wallahu a’lam.

Fatwa Syaikh Abdullah bin Utsman Adz-Dzimari.

Penerjemah : Amar Abdullah bin Syakir

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel Hisbah di Fans Page Hisbah
Twitter @Hisbahnet, Google+ Hisbahnet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: