Dalam surat Al-Ma’un Allah berfirman فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ (4) الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ (5) “Celaka bagi orang yang sholat. Yaitu mereka yang lalai dari sholatnya.” (QS. Al-Ma’un : 4 -5) Penjelasan : Wail pada ayat di atas sering diterjemahkan “celaka.” Pemaknaan ini benar. Namun jika kita mengkaji tafsir para ulama,Continue Reading

Seluruh ummat Islam sepakat bahwa orang yang mengingkari wajibnya shalat, maka dia kafir dan keluar dari Islam. Tetapi mereka berselisih tentang orang yang meninggalkan shalat dengan tetap meyakini kewajiban hukumnya. Sebab perselisihan mereka adalah adanya sejumlah hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menamakan orang yang meninggalkan shalat sebagai orangContinue Reading

Al-‘Allamah Ibnul Qayyim رَحِمَهُ اللهُ berkata dalam bukunya, Miftahu Dar as-Sa’adah, halaman 147. Bab: keutamaan ilmu, bahwa sesungguhnya Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى  memuji Ibrahim kekasihnya dengan firman-Nya إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ١٢٠ شَاكِرًا لِأَنْعُمِهِ اجْتَبَاهُ وَهَدَاهُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ  ١٢١ Sesungguhnya Ibrahim adalah seorangContinue Reading

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk “(Qs. al-An’am : 82) Ubadah bin Shamit رَضِيَ اللهُ عَنْهُ menuturkan,Continue Reading

Ubadah bin Shamit رَضِيَ اللهُ عَنْهُ menuturkan, Rusulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ عَلَى مَا كَانَ مِنْContinue Reading

Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى berfirman إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang menjadi teladan, senantiasa patuh kepada Allah dan menghadapkan diri (hanya kepada-Nya), dan sama sekali ia tidak pernah termasuk orang-orang yang berbuat syirik (kepada Allah) (Qs.an-Nahl : 120) Allah سُبْحَانَهُContinue Reading

Pertanyaan: Sebagian kaum muslimin ikut serta merayakan hari raya orang nasrani (seperti natal), bagaimana nasehat anda? Jawaban: Tidak boleh bagi seorang muslim dan muslimat ikut serta bersama orang-orang nasrani atau yahudi atau selain mereka dari orang-orang kafir merayakan hari besar mereka, wajib untuk menjauhi dan meninggalkan hal tersebut, karena barangsiapaContinue Reading

Hukum Ucapan : Happy Christmas (Selamat Natal) kepada orang-orang Kafir? Pertanyaan : Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah- ditanyai bagaimana hukum mengucapkan “Happy Christmas” (Selamat Natal) kepada orang-orang Kafir? Bagaimana pula memberikan jawaban kepada mereka bila mereka mengucapkannya kepada kita? Apakah boleh pergi ke tempat-tempat pesta yang mengadakan acara sepertiContinue Reading

Bagaimanakah Toleransi Antar Umat Beragama Itu? Sebagian orang menyangka bahwa makna toleransi kepada pemeluk dan perayaan agama lain adalah dengan mengatakan selamat bahkan mengikuti prosesi perayaan agama mereka. Ini keliru dalam memahami makna toleransi dalam Islam. Dan bahkan fatalnya lagi, mereka menuduh kaum muslimin yang tidak mengucapkan selamat hari rayaContinue Reading

Pentingnya Mengetahui Makna Kalimat Tauhid لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ “” Telah diketahui secara pasti bahwa persaksian tauhid merupakan kunci agama Islam, pokok agama, dan tiang bangunannya. Tidak diragukan lagi bahwa keadaan seperti ini tidak akan terwujud kecuali setelah mengetahui maknanya, karena urutan ini (ilmu, keyakinan, ucapan, dan amal) bagaikan urutanContinue Reading

Keutamaan Memurnikan Tauhid Kepada Allah-سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى Allah-سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى- berfirman, الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ [الأنعام : 82] “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk “(Qs.al-An’am : 82)Continue Reading