Pembaca yang budiman… Kita telah menyebutkan beberapa bentuk kesalahan dalam sholat, yaitu: Tidak menegakkan tulang punggung pada saat ruku’ atau sujud. Tidak Thuma’ninahdi dalam shalat. Mendahului imam. Tidak segera mengikuti gerakan imam Bacaan yang sama antara makmum dan imam tatkala ‘itidal Melafazhkan niat Menyepelekan masalah Shaf dengan tidak menutup sela-sela yangContinue Reading

Pembaca yang budiman,…. Kala seorang memulai shalatnya, setelah ia menghadapkan diri ke kiblat, apa yang dilakukannya kemudian ? Jawaban atas pertanyaan ini adalah sebagaimana yang disebutkan Rasulullah dalam sabdanya, إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَسْبِغْ الْوُضُوءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلْ الْقِبْلَةَ فَكَبِّرْ…الحديث Kala engkau hendak melaksanakan shalat maka sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadaplah keContinue Reading

Pertanyaan :Batalkah shalat orang yang memberikan isyarat ketika shalat ? Jawab : Shalat tidak batal karena memberi isyarat, misalnya : seseorang bertanya kepadamu, sementara kamu sedang menunaikan shalat dan kamu memberi isyarat dengan menggunakan kepalamu yang menunjukkan persetujuan, maka hal itu tidaklah menjadi masalah, baik isyarat tersebut dilakukan dengan kepalaContinue Reading

Aqidah kita ialah : Imam kepada Allah, iman kepada Malaikat, kitab-kitab suci yang diturunkan Allah, para rasul utusan Allah dan percaya kepada hari kemudian (akhirat) serta iman akan qadar baik dan buruk. Kita meyakini rububiyyah Allah –subhanahu wa ta’ala-, yaitu bahwa Dialah Tuhan yang Menjadikan, Memiliki dan Mengatur semau alamContinue Reading

Bersikap Nuzuz Terhadap Suami Nusyuz artinya nait atau berada di atas. Seorang istri yang nuzuz adalah istri yang menempatkan diri lebih tinggi dari suami, yang membantah perintahnya, yang keluar dari ketaatan kepadanya, yang tidak ridha terhadap posisi yang telah ditetapkan Allah untuknya. Ia tidak menerima kepemimpinan suami atas dirinya.Sikap nuzuzContinue Reading

Pembaca yang budiman, pada bagian pertama tulisan ini telah disebutkan tiga di antara keutamaan bersegera menuju shalat di masjid, yaitu bahwa : Mendapatkan sholawat Malaikat (yakni, dimintakan ampun dan rahmat kepada Alloh) selagi kita menunggu shalat, disamping kita dianggap berada dalam keadaan shalat. Kita berpeluang mendapatkan shaf yang pertama yangContinue Reading

Saudaraku, lima kali dalam sehari, kita selalu mendengar kumandang adzan di masjid-masjid Allah azza wajalla, الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر أشهد أن لا إله إلا الله أشهد أن لا إله إلا الله أشهد أن محمدا رسول الله أشهد أن محمدا رسول الله حي على الصلاة حي علىContinue Reading

Pembaca yang budiman… Kita telah menyebutkan beberapa bentuk kesalahan dalam sholat, yaitu: Tidak menegakkan tulang punggung pada saat ruku’ atau sujud. Tidak Thuma’ninahdi dalam shalat. Mendahului imam. Tidak segera mengikuti gerakan imam Bacaan yang sama antara makmum dan imam tatkala ‘itidal Melafazhkan niat Menyepelekan masalah Shaf dengan tidak menutup sela-sela yangContinue Reading

Pertanyaan : Syaikh yang mulia, apakah hukum berdoa setelah shalat ? Jawaban : Berdoa setelah shalat jika memang ada penjelasan dari as-Sunnah maka berarti disyariatkan. Karena itu, biasanya Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam- setelah selesai salam- beristighfar tiga kali, beliau membaca : أستغفر الله أستغفر الله أستغفر الله “saya mohon ampun kepadaContinue Reading

Pertanyaan : Asy-Syaikh yang mulia ditanya : Bagaimana kita menjawab tentang sesuatu yang terdapat di dalam hadits : Doa itu dapat menolak takdir”, padahal semua perkara telah ditentukan sebelum Allah menciptakan langit dan bumi ? Jawaban : Kami jawab, bahwasanya Allah telah menentukan segala sesuatu sejak lima puluh ribu tahunContinue Reading

Yang dimaksud “ghaib” adalah apa yang tersembunyi dari manusia tentang perkara-perkara yang akan datang atau yang telah lalu dan apa yang tidak mereka lihat. Ilmu ghaib ini khusus milik Allah Subhanahu waTa’ala semata, Allah Subhanahu waTa’ala berfirman:   قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَContinue Reading

Pertanyaan : Asy-Syaikh yang mulia ditanya : apa kewajiban pertama atas makhluk ? Jawaban : Kewajiban pertama atas makhluk adalah pengakuan pertama makhluk kepada Allah. Sungguh Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- telah menjelaskannya kepada Mu’adz bin Jabal –semoga Allah meridhainya ketika mengutusnya ke negeri yaman, maka Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, SesungguhnyaContinue Reading