Didalam Ilmu Tarbiyah disebutkan: الإِنساَن ابنُ بيئَتِهِ “Manusia adalah produk lingkungannya” Jadi, salah satu faktor yang sangat menentukan bagaimana arah hidup seorang manusia adalah lingkungannya, dan lingkungan memiliki dua makna, makna luasa dan sempit. Makna sempitnya adalah lingkungan terdekat seorang manusia yaitu keluarga, dan makna luas adalah lingkungan luarnya, sepertiContinue Reading

Dari Abdullah bin Abi Qatadah, bahwa ayahnya mengabarkan kepadanya, ia berkata : ketika kami bersama Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasllam- tiba-tiba beliau mendengar suara, maka beliau bersabda, “ada apa gerangan dengan kalian“? mereka pun menjawab : wahai Rasulullah, kami tadi terburu-buru untuk mengikuti shalat (berjama’ah). Nabi menimpali: janganlah kalian lakkukan yang demikianContinue Reading

SEJARAH LGBT: Allah Ta’ala dengan kekuasaan-Nya telah menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin, dan dengan kebijaksanaan-Nya pula Ia tumbuhkan rasa ketertarikan secara fitrah diantara dua jenis tersebut. Sebagaimana Allah Ta’ala: يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّContinue Reading

Anas bin Malik –semoga Allah meridhainya- meriwayatkan bahwa seorang lelaki mengalami junub pada musim dingin. Lalu, ia bertanya (kepada orang-orang). Maka, ia pun diperintahkan untuk (tetap melakukan) mandi junub. Lalu, ia pun kemudian mandi. (Selepas mandi), ternyata ia meninggal dunia. Lalu, peristiwa itu disampaikan kepada Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam-. Maka, beliauContinue Reading

Sampai berita kepada ‘Aisyah –semoga Allah meridhainya- bahwa Abdullah bin ‘Amr bin al-Ash –semoga Allah meridhainya- memerintahkan istri-istrinya untuk menguraikan rambut kepala mereka ketika mandi janabah. Maka, Aisyah pun berkomentar : alangkah mengherankannya apa yang diperintahkan oleh Abdullah bin ‘Amr bin al-Ash (terhadap para istrinya) ini!. Ia telah membebani merekaContinue Reading

Bencana datang silih berganti, menggilir setiap tempat, menimbulkan korban jiwa, dan kerugian harta yang tidak sedikit. Namun adakah yang mengambil pelajaran dan hikmah dari setiap bencana itu? Sembari merenungkannya mengapa hal itu sampai terjadi? Karena kita tahu, bahwa bencana itu datang bukan karena faktor alam semata, namun sebuah isyarat yangContinue Reading

Dari Abdullah bin Amr, ia berkata, kami bersama Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- kembali dari Makah ke Madinah, hingga ketika kami mendapi air di jalan, sekelompok orang bergegas untuk melaksanakan shalat Asar, maka mereka pun kemudian berwudu secara tergesa-gesa, kami menghampiri mereka sementara tumit mereka terlihat  terang tidak terkena air (saatContinue Reading

Dari Anas bin Malik –semoga Allah meridhainya-, ia berkata, “pernah ketika Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- tengah duduk di masjid beserta para sahabatnya, tiba-tiba datang seorang A’robiy, lalu ia kencing di masjid. (melihat hal tersebut) maka para sahabat beliau berujar, “ Mah..mah (hentikan !). Maka, Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- berkata kepada paraContinue Reading

Dari Abdullah bin Umar –semoga Allah meridhainya -, ia berkata, Nabi –shalllahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “ jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah memasukkan tangannya sebelum ia membasuhnya sebanyak 3 kali, karena sesungguhnya ia tidak tahu di mana tangannya tersebut bermalam atau di mana saja tangannyaContinue Reading

Dari Abu Humaid –semoga Allah meridhainya-, ia berkata, aku pernah mendatangkan sekendi susu dari naqi’ kepada Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam– dalam keadaan tidak tertutup. Maka, beliaupun berkata (kepadaku) : أَلاَّ خَمَّرْتَهُ وَلَوْ تَعْرُضُ عَلَيْهِ بِعُودٍ Tidakkah sebaiknya engkau menutupinya meskipun engkau hanya membentangkan ‘ud (sebatang ranting/kayu) di atasnya. (HR. Ibnu KhuzaehContinue Reading

Dari Jabir bin Abdillah, ia berkata, Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, يُجْزِئُ مِنَ الْوُضُوْءِ اَلْمُدُّ وَمِنَ الْجَنَابَةِ الصَّاعُ  فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ : لَا يَكْفِيْنَا ذَلِكَ يَا جَابَرُ ؟ فَقَالَ : قَدْ كَفَى مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ وَأَكْثَرَ شَعْرًا Satu mud air cukup untuk berwudhu, satu sha’ cukup untuk digunakan mandi junub.Continue Reading