Dari Pacaran Hingga Pembunuhan: Satu Kemaksiatan Akan Menarik Kemaksiatan Lainnya

Sebuah ketetapan Allah Ta’ala, bahwa Surga dikelilingi dengan amalan-amalan yang tidak disukai oleh nafsu manusia, dan Neraka dikelilingi oleh hal-hal yang diinginkan oleh setiap nafsu insan.

Amalan-amalan surga nampak begitu berat dan membosankan, seperti tahajjud, puasa dan sedekah.

Sedangkan Neraka betul-betul dapat menjerumuskan anak adam dengan segala bentuk kenikmatan yang ditawarkannya, seperti pergaulan bebas dan sebagainya.

Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

حُجِبَتْ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ وَحُجِبَتْ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ

 “Neraka dikelilingi dengan syahwat (hal-hal yang menyenangkan nafsu), sedang surga dikelilingi hal-hal yang tidak disenangi (nafsu).” (HR Bukhari)

Dan fatalnya lagi, maksiat-maksiat ini selain memiliki daya tarik, juga akan menarik satu persatu jenis maksiat lainnya, hingga semuanya dilakukan oleh pelakunya tanpa dia sadari, tanpa dia niatkan di awal.

Misalnya perzinahan.

Allah Ta’ala telah berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”. (QS Al Israa: 32)

Ya, Allah Ta’ala tutup jalannya sedini mungkin, Jangan Dekati!

Tapi bagi yang tidak peduli dengan halal dan haram, pada awalnya dia hanya ingin mengajak bicara wanita asing itu, kemudian dilanjutkan chatting di sosial media, kemudian bertemu dan berkhalwat, terus kemudian syaitan menggoda mereka, pegangan tangan, seterusnya hingga mereka berzina. Dan tidak sampai di situ, jika hamil di luar nikah, maka akan mengaborsi janinnya karena takut malu, bahkan sampai ada yang membunuh si perempuannya juga. Na’udzubillah.

Lihat, bagaimana maksiat pacaran yang awalnya hanya dengan niat sederhana, yaitu kenalan, namun dapat berakhir pada pembunuhan!

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam sudah bersabda:

لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا كَانَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ

”Jangan sampai seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang perempuan. Jika terjadi maka, yang ketiganya adalah setan.” (HR Ahmad)

Maka tanyakan kepada orang yang aborsi janin, membunuh pacar dan lainnya. Apakah mereka niatkan itu di awal? tentu tidak bukan?

Simak perkataaan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah Ta’ala berikut:

العداوة والبغضاء شر محض لا يحبها عاقل، بخلاف المعاصي فإن فيها لذة كالخمر، والفواحش. فإن التفوس تريد ذلك والشيطان يدعو إليها النفوس حتى يوقها في شر لا تهواه ولا تريده. مجموع الفتاوى ٣٤٦/١٥

“Permusuhan dan kebencian merupakan kejelekan yang murni tidak akan disukai oleh orang berakal.

Berbeda dengan maksiat, padanya terdapat kenikmatan, seperti khamr dan zina. Dan jiwa menginginkannya.

Sehingga Syaithan pun menggoda jiwa-jiwa itu kepadanya hingga terjerumus kepada keburukan yang asalnya tidak diinginkan oleh jiwa tadi. (Majmu’ Fatawa 346/15)

Terakhir, ingatlah selalu pesan Allah Ta’ala berikut:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS Al Baqarah: 208)

Pegang teguhlah syariat, barangsiapa bertaqwa dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya maka akan selamat. Dan kebinasaan bagi yang tertipu dengan ajakan syaitan.

Semoga Allah Ta’ala menjaga kita dan kaum muslimin dari segala kemungkaran dan meneguhkan kita di atas Islam dan Iman.

 

Ditulis oleh:

Muhammad Hadrami Lc

Alumni Fakultas Syariah LIPIA JAKARTA.

Artikel: www.hisbah.net
Ikuti update artikel kami di Hisbah.net
Youtube: HisbahTv
Instagram: Hisbahnet dan Al Hisbah Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *