Hipnotis, Sihir atau Bukan ?

Mohon dibahas tentang hipnotis. Apa ia termasuk kezhaliman atau sihir ? karena disinyalir ada orang-orang yang mempelajarinya karena suatu alasan misalnya untuk membela diri. Apa mempelajarinya selaras dengan manhaj kita ? Apa tidak lebih baik diarahkan pada ketaqwaan dan ketawakalan ? Syukran

Untuk menjawab tentang hipnotis ini, kami membawakan jawaban Fatwa Lajnah Daimah KSA ketika ditanya tentang beberapa masalah, satu di antaranya tentang hipnotis. Jawaban mereka adalah sebagai berikut :

Hipnotis merupakan salah satu jenis perdukunan (sihir) yang mempergunakan bantuan jin sehingga si pelaku dapat menguasai korban. Jin akan berbicara melalui lisan korban dan memberinya kemampuan untuk melakukan beberapa hal setelah ia menguasai korban. Ini jika jin percaya kepada pelaku hipnotis. Kepatuhan jin ini merupakan imbalan bagi para hipnotis yang telah mempersembahkan sesuatu kepada kepada jin tersebut.

Jin tersebut membuat si korban berada di bawah kendali si pelaku untuk melakukan pekerjaan atau berita yang dimintanya dengan bantuan jin tersebut, jika jin itu mempercayai pelaku.

Atas dasar ini, tidaklah diperbolehkan menggunakan hipnotis dan menjadikannya sebagai cara atau sarana untuk menunjukkan lokasi pencurian, benda yang hilang, mengobati pasien atau melakukan pekerjaan lain melalaui pelaku hipnotis. Bahkan, ini adalah syirik karena alasan di atas dan karena hal tersebut termasuk mencari pertolongan kepada selain Allah-سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى, dalam hal yang sebab-sebabnya bukan sebab-sebab biasa yang telah dijadikan oleh Allah dan diperbolehkan bagi makhlukNya.

Demikian cuplikan dari Kumpulan Fatwa Lajnah Daimah, juz 1, hal 593-594, ketika menjawab tiga pertanyaan, salah satunya tentang hipnotis. Cet. III, 1419 H Dar al-‘Ashimah.

Jadi, hukum hipnotis yang mempergunakan bantuan jin (ilmu gaib dan supra natural), walaupun hasilnya untuk pengobatan, therapy narkoba atau yang lainnya, adalah termasuk bentuk kesyirikan. Maka hal ini terlarang. Jika hipnotis termasuk sihir, maka mempelajarinya pun terlarang. Dan perlu berhati-hati menghadapi praktek-praktek sihir yang dikemas dengan teori-teori ilmiah yang banyak berkembang saat ini.

Wallahu a’lam

 

Sumber :

Majalah As-Sunnah, No. 08 thn.XV, hal.7

 

Amar Abdulullah

Artikel: www.hisbah.net
Ikuti update artikel kami di Hisbah.net
Youtube: HisbahTv
Instagram: Hisbahnet dan Al Hisbah Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *