Jangan Sia-siakan Hari-Hari Terakhir Ramadhan

masjid-7.jpg

Sungguh tidak terasa, jika sebelumnya kita mengatakan tidak terasa Ramadhan segera tiba, kini nafas serasa sesak karena sedih tidak terasa Ramadhan malah akan segera berakhir.
Meski Ramadhan kali ini tidak seperti yang sudah-sudah sebab Wabah Covid-19, namun seorang yang cerdas tetap akan memaksimalkan apa yang ada, tidak mencari cela untuk beralasan.


Di beberapa hari terakhir bulan Ramadhan ini, jelas ada satu keutamaan yang senilai seribu bulan, yaitu beribadah di malam Lailatul Qadar.
Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ


“(1) Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam kemuliaan. (2) Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (3) Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (4) Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. (5) Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al-Qadr: 1-5).


Maka malam yang padanya diturunkan Al Quran ini, hendaklah setiap kita juga menyibukkan diri dengan ibadah shalat dan membaca Al Quran.

Bukan hanya menyibukkan, namun betul-betul memaksa diri agar jangan sampai malas-malasan.
Bahkan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam yang telah diampuni dosa-dosanya pun sangat memaksimalkan malam ini, sebagaimana yang dikabarkan dalam sebuah hadits, sebagai berikut:

كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم إذا دخل العشرُ شدَّ مِئْزَرَهُ، وأحيا ليلهُ، وأيقظَ أهلهُ

“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam apabila memasuki sepuluh malam terakhir, beliau mengikat sarungnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan istri-istrinya (untuk shalat malam)“.
(HR Bukhari dan Muslim)


Malam Lailatul Qadar berada pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, maka hendaklah setiap kita berusaha untuk menghidupkan setiap malamnya, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

تَحَرَّوْا ليلة القدرِ في الوِتْرِ، من العشرِ الأواخرِ من رمضانَ

“Carilah oleh kalian keutamaan lailatul qadr (malam kemuliaan) pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan”.

(HR Bukhari dan Muslim)


Dan pada malam-malam ganjil ini terdapat sunnah qunut witir, maka marilah kita bersama-sama berdoa dalam qunut kita agar semoga Allah Ta’ala mengangkat wabah ini, menjaga kesehatan kita semua dan mengampuni dosa-dosa kaum muslimin yang wafat karena terpapar virus Covid-19 ini.


Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan kita taufik dan hidayah-Nya.

 

Muhammad Hadrami
Alumni Fakultas Syariah LIPIA JAKARTA

 105 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: