Kaum Wanita dalam Bahaya Besar

Kaum-Wanita-dalam-Bahaya-Besar.jpg

Sesungguhnya kaum wanita berada dalam bahaya besar. Bagaimana tidak ? sementara Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- telah bersabda,

اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ.

Diperlihatkan kepadaku Jannah (Surga), maka aku lihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin. Dan, diperlihatkan kepadaku nereka, maka aku lihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita (Shahih al-Bukhari, 5198 dan Shahih Muslim, 2737)

Dari Jabir bin Abdillah diriwayatkan bahwa ia berkata,”Aku menghadiri shalat ied bersama Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam-. Maka sebelum berkhutbah, beliau memulainya dengan shalat tanpa dikumandangkan adzar maupun iqomah. Kemudian beliau berdiri dengan bersandar kepada Bilal. Selanjutnya beliau memerintahkan kaum muslimin agar bertakwa kepada Allah dan memotivasi agar bertakwa kepada-Nya.

Beliau memberikan nasehat kepada kaum muslimin dan mengingatkan mereka. Kemudian beliau beranjak dari tempat duduknya, hingga sampai ke tempat jamaah wanita. Beliau memberikan nasehat dan peringatan kepada mereka dengan sabdanya,

تَصَدَّقْنَ فَإِنَّ أَكْثَرَكُنَّ حَطَبُ جَهَنَّمَ

“Bersedekahlah kalian karena kebanyakan dari kalian akan menjadi bahan bakar Neraka Jahannam.’

Tiba-tiba ada seorang wanita terpandang yang pipinya berwarna merah kehitam-hitaman berkata, ‘Mengapa demikian, wahai Rasulullah? Beliau menjawab,

لأَنَّكُنَّ تُكْثِرْنَ الشَّكَاةَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ

’Karena kalian banyak mengeluh dan tidak mensyukuri (pemberian) suami.’

Jabir melanjutkan, ‘Akhirnya para wanita tersebut menyedekahkan perhiasan mereka, berupa anting-anting dan cincin mereka dan menaruhnya ke dalam sorban Bilal (Shahih Muslim, II/504, 885)

Dari Umarah bin Khuzaemah diriwayatkan bahwa ia berkata, “Ketika kami bersama Amru bin Ash-semoga Allah meridhainya- saat melaksanakan ibadah haji atau umrah, kami melihat seorang wanita yang mengenakan kalung dan cincin sedang menengadahkan tangannya di atas sekedup. Kemudian Amru bin Ash berkata, ‘Dahulu, ketika kami besama Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- di tempat ini, beliau bersabda, ‘Lihatlah, apakah kalian melihat sesuatu?’ Kami menjawab,’Kami melihat rombongan burung gagak, di tengah-tenaghnya ada seekor burug gagak yang berwarna putih sedang paruh dan kedua kakinya berwarna merah.’ Kemudian, Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, ‘Kaum wanita tidak akan masuk Surga kecuali seperti seekor gagak (putih) ini di tengah-tengah rombongan burung yang gagak yang ada (hitam)(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Abu Ya’la)

Bagaimana mungkin seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir hatinya akan tenang setelah mendengar berita yang dibawa oleh manusia paling baik ini, yaitu Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam ?!

Kegundahan dan kegelisahan akan selalu menyesakkan dada seorang wanita yang beriman dan beramal shaleh, sehingga tergeraklah hatinya untuk mencari tahu faktor-faktor apa saja yang bisa menyelamatkan dirinya dari azab Rabbnya, dan membebaskan dirinya dari akhir kehidupan yang menyakitkan di kerak Neraka Jahannam !

Karena itulah, wanita (yang shalihah) di satu sisi berada dalam satu urusan, yaitu urusan dunianya, sedangkan di sisi lain ia berada dalam urusan yang lain, yaitu urusan agamanya. Sehingga hampir saja tidak nampak pada dirinya kecuali ketaatan kepada tuannya (Allah), dan meninggalkan apa saja yang dilarang-Nya. Terkumpul pada dirinya antara terus bekerja dan takut, selalu dihantui rasa khawatir dan pendek angan-angan. Sedangkan wanita lain (yang tidak shalehah), hampir-hampir tidak pernah merasakan bahaya besar yang selalu mengintai dan buruknya madharat yang akan menimpanya ketika ia menyia-nyiakan perintah Rabbnya Yang Maha Agung.

Wallahu a’lam

Dinukil dari, “ Mukhalafaat Nisaiyyah”, 100 Mukhalafah Taqa’u fihal al-Katsir Minan Nisa-I bi Adillatiha Asy-Syar’iyyah”, karya : Abdul Lathif bin Hajis al-Ghamidi (Muqaddimah, ei, hal. 3-5)

Amar Abdullah bin Syakir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: