Keutamaan Bulan Ramadhan (2)

Segala puji bagi Allah yang telah memuliakan bulan Ramadhan atas bulan-bulan lainnya. Ramadhan bulan yang utama. Keutamaannya diisyartakan dalam beberapa riwayat hadis, di antaranya,

1. Dari Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya- :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبَشِّرُ أَصْحَابَهُ يَقُوْلُ : قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ كَتَبَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ, فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ, فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ, مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِم

Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam-memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda:

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepada kalian puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barang siapa tidak memperoleh kebaikan maka dia tidak memperoleh apa-apa.” (HR. Ahmad dan an-Nasai)

 

Al-Mundziri berkata : “Diriwayatkan oleh an-Nasai dan al-Baihaqiy, keduanya dari Abu Qilabah, dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pernah mendengar darinya.”

 

2. Dari Ubadah bin Shamit-semoga Allah meridhainya-, bahwa Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam-bersabda,

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرُ بَرَكَةٍ ، يَغْشَاكُمُ اللهُ فِيْهِ, فَيَنْزِلُ الرَّحْمَةَ وَيَحُطُّ الْخَطَايَا ، وَيَسْتَجِيْبُ فِيْهِ الدُّعَاءَ ، يَنْظُرُ اللهُ إِلَى تَنَافُسِكُمْ فِيْهِ وَيُبَاهِي بِكُمْ الْمَلَائِكَتَهُ ، فَأَرُوْا اللهَ مِنْ أَنْفُسِكُمْ خَيْرًا ، فَإِنَّ الشَّقِيَّ مَنْ حُرِمَ فِيْهِ رَحْمَةَ اللهِ

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan keberkahan, Allah mengunjungi kalian pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan doa. Allah melihat berlomba-lombanya kalian pada bulan ini dan membanggakan kalian kepada para Malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari kalian. Karena, orang yang sengsara ialah yang tidak mendapat rahmat Allah di bulan ini ”(HR. ath-Thabraniy, dan para periwayatnya terercaya)

 

3. Dari Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya- bahwa Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,

أُعْطِيَتْ أُمَّتِي فِي شَهْرِ رَمَضَانَ خَمْسَ خِصَالٍ لَمْ تُعْطَهَا أُمَّةٌ قَبْلَهَا : خَلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ,

وَ تَسْتَغْفِرُ لَهُمْ الْمَلَائِكَةُ حَتَّى يُفْطِرُوْا

وَ يُزَيِّنُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ كُلَّ يَوْمٍ جَنَّتَهُ ,  ثُمَّ يَقُوْلُ :

يُوْشِكُ عِبَادِيَ الصَّالِحُوْنَ أَنْ يُلْقُوْا عَنْهُمْ الْمُؤْنَةُ وَ الْأَذَى وَ يَصِيرُوْنَ إِلَيْكَ

وَ تُصْفَدُ فِيْهِ مَرَدَةُ الْجِنِّ فَلَا يَخْلُصُوْنَ إِلَيْهِ فِي غَيْرِهِ

وَ يَغْفِرَ لَهُمْ فِي آخِرِ لَيْلَةٍ

قِيْلَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ أَ هِيَ لَيْلَةُ الْقَدْرِ قَالَ : لَا ! وَ لَكِنْ اَلْعَامِلَ إِنَّمَا يُوَفَّى أَجْرُهُ إِذَا قَضَى عَمَلَهُ

 

“Umatku, pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan kepada ummat sebelumnya, yaitu :

1. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi

2. Para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka

3. Allah azza wa jalla setiap hari menghiasi Surganya lalu berfirman (kepada Surga) ‘Hampir tiba saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu.

4. Pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya,

5. Dan diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir malam.

Beliau ditanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah malam itu Lailatul Qadar ? Jawab beliau, ‘Tidak. Namun orang yang beramal tentu diberi balasannya jika menyelesaikan amalnya (HR. Ahmad)

Isnad hadis tersebut dhaif, dan di antara bagiannya ada nash-nash lain yang memperkuatnya.

Wallahu A’lam

Sumber :

Risalah Ramadhan, Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-Jarullah (ei, hal. 13-16)

Amar Abdullah bin Syakir

Artikel: www.hisbah.net

dapatkan Hisbah.net diandroid,

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Instagram @hisbahnet dan @alhisbah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *