Keutamaan Taubat dan Buahnya

Keutamaan Taubat dan Buahnya

 

Setiap bentuk ibadah yang Allah perintahkan (kepada hamba-Nya) pastilah mempunyai fadhilah (keutamaan) dan buah.

Tidak diragukan bahwa taubat itu termasuk ibadah yang sangat agung. Bahkan, Ibnu Rajab-semoga Allah merahmatinya- mengatakan tentang taubat, ” إِنَّهَا وَظَيْفَةُ الْعُمُرِ ” sesungguhnya taubat itu merupakan pekerjaan sepanjang umur.

Di antara keutamaannya adalah :

  1. Orang yang bertaubat dicintai oleh Allah ‘azza wa jalla.

Allah azza wa jalla berfirman,

إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (Qs. Al-Baqarah : 222)

  1. Allah Gemberi dengan Taubatnya Seorang Hamba

Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam-bersabda,

لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ حِيْنَ يَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ أَحَدِكُمْ كَانَ عَلَى رَاحِلَتِهِ بِأَرْضِ فَلَاةٍ فَانْفَلَتْ مِنْهُ وَعَلَيْهَا طَعَامُهُ وَشَرَابُهُ فَأَيْسَ مِنْهَا فَأَتَى شَجَرَةً فَاضْطَجَعَ فِي ظِلِّهَا قَدْ أَيْسَ مِنْ رَاحِلَتِهِ فَبَيْنَا هُوَ كَذَلِكَ إِذَا هُوَ بِهَا قَائِمَةً عِنْدَهُ فَأَخَذَ بِخِطَامِهَا ثُمَّ قَالَ مِنْ شِدَّةِ الْفَرَحِ اَللَّهُمَّ أَنْتَ عَبْدِي وَأَنَا رَبُّكَ أَخْطَأَ مِنْ شِدَّةِ الْفَرَحِ

Sungguh, Allah lebih gembira dengan taubatnya hamba-Nya daripada salah seorang diantara kalian  yang berada di atas tunggangannya di tengah-tengah padang sahara yang tandus, lalu tunggangannya lepas darinya beserta makanan dan minuman yang berada di atasnya, lalu ia merasa putus asa untuk kembali mendapatkannya. Lalu, ia mendatangi sebuah pohon. Lalu, ia tidur di bawah naungannya dalam keadaan telah berputus asa dari mendapatkan kembali tunggangannya. Ketika dalam keadaan demikian itu, tiba-tiba ia mendapati tunggangannya berdiri disampingnya. Lalu, segera saja ia memegang tali kekang tunggangannya tersebut, kemudian ia mengatakan, karena saking gembiranya,

اَللَّهُمَّ أَنْتَ عَبْدِي وَأَنَا رَبُّكَ

Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah Tuhan-Mu.

Ia terjatuh ke dalam kesalahan karena saking gembira (perasaannya) (HR. Muslim)

Dan setiap Muslim tentunya sangat menginginkan untuk dicintai Allah dan Dia gembira dengan taubatnya

  1. Bahagia di Dua Kehidupan (Dunia dan Akhirat)

Allah azza wa jalla berfirman,

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat (Qs. Huud : 3)

al-Hafizh Ibnu Katsir-semoga Allah merahmatinya- berkata :

يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا

niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu. Yakni, di dunia.

Firman-Nya

إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ

sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.

Yakni, di negeri Akhirat. Dikatakan oleh Qatadah. Seperti firman-Nya,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan (Qs. An-Nahl : 97) (al-Yasir Fii Ikhtishar Tafsir Ibni Katsir, hal. 886)

4.Banyaknya Kebaikan dan Keberkahan, Diturunkannya Hujan dan     Bertambahnya Kekuatan untuk melawan musuh.

Allah azza wa jalla berfirman,

وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِينَ

Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (Qs. Huud : 52)

  1. Digantinya kejelekan-kejelekan menjadi kebaikan-kebaikan

Allah azza wa jalla berfirman,

إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shaleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang(Qs. Al-Furqan : 70)

Ada perbedaan pendapat tentang makna ‘penggantian’ di dalam ayat ini. Ada yang mengatakan, yang dimaksud adalah penggantian pada keburukan itu sendiri menjadi kebaikan-kebaikan. Ada yang mengatakan, ‘Penggantian amal-amal di dunia. Maka, kondisi mereka berupa melakukan tindakan kemaksitan-kemaksiatan berganti kepada kondisi mereka melakukan ketaatan-ketaatan. Zina misalnya, merupakan tindak keburukan, tergantikan posisinya dengan ‘menjaga kehormatan diri’ di mana hal ini merupakan kebaikan. Al-Hasan al-Bashriy-semoga Allah merahmatinya- berkata :

أَبْدَلَهُمُ اللهُ بِالْعَمَلِ السَيِّءِ الْعَمَلَ الصَّالِحَ وَأَبْدَلَهُمُ بِالشِّرْكِ إِخْلَاصًا وَأَبْدَلَهُمْ بِالْفُجُوْرِ إِحْصَانًا وَبِالْكُفْرِ إِسْلَامًا

Allah menggantikan untuk mereka amal buruk yang mereka lakukan dengan amal shaleh. Dia mengganti kesyirikan dengan keikhlasan, Dia mengganti kefajiran dengan penjagaan kehormatan diri, dan Dia mengganti kekufuran dan keingkaran dengan keislaman dan ketundukan. (al-Yasir Fii Ikhtishar Tafsir Ibni Katsir, hal. 1314)

Wallahu A’lam

 

Sumber :

At-Taubah ; Fadhailuha Wa Tsamaratuha, Musa bin Dzakir al-Harbiy, (1/3-4)

Amar Abdullah bin Syakir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *