Lindungi Bangsa Kita dari Perilaku Buruk Kaum Nabi Luth !

2-2.jpg

Saudaraku…Sejenak kita merenungi kisah suatu kaum yang mendapat kemurkaan dan adzab Allah. Kaum itu adalah kaumnya Nabiyullah Luth ‘Alaihisslam.

Mereka memiliki sifat buruk, dan pelopor dalam keburukan itu, yakni melakukan homoseksual. Mereka menebar kebencian dan permusuhan di majelis-majelis. Mereka melatih anjing-anjing kemudian menjadikannya anjing pacuan atau petarung yang diadu. Mereka juga suka menyabung ayam. Memiliki gaya rambut khas yang mengurangi sifat maskulin. Mengenakan pakaian yang sempit dan ketat. Biasa menenggak khamar.

Nabi Luth diutus kepada mereka, Ia berkata kepada kaumnya,

أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ وَتَقْطَعُونَ السَّبِيلَ وَتَأْتُونَ فِي نَادِيكُمُ الْمُنْكَرَ
Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? (QS:Al-‘Ankabuut : 29).

Ia juga melarang kaumnya melakukan perbuatan keji yang mereka lakukan. Namun kaumnya merespon seruan tersebut dengan pengusiran dan menuduhnya sok suci.

فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَخْرِجُوا آلَ لُوطٍ مِنْ قَرْيَتِكُمْ ۖ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ
Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: “Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih”. (QS:An-Naml | Ayat: 56).

Saudaraku…meskipun begitu Nabi Luth tetap bersabar dalam menghadapi kaumnya. Beliau tetap mengingatkan mereka. dan membangkitkan jiwa kelaki-lakian mereka. Mengingatkan penyaluran hasrat dengan cara yang halal.

Namun begitu, lihatlah orang-orang homo ini, saat mereka mayoritas, mereka akan memaksa, melakukan kekejian, yakni berusaha memperkosa laki-laki. Sekarang keadaan mereka sedikit, mereka minta untuk tidak didiskriminasi. Tapi ketika mereka mayoritas, Allah ﷻ telah menceritakan kepada kita bagaimana tindak-tanduk kaum Nabi Luth ini. Kata mereka,

قَالُوا لَقَدْ عَلِمْتَ مَا لَنَا فِي بَنَاتِكَ مِنْ حَقٍّ وَإِنَّكَ لَتَعْلَمُ مَا نُرِيدُ

Mereka menjawab: “Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki”. (QS:Huud | Ayat: 79).

Atas keburukan perilaku mereka ini dan kecongkakan mereka terhadap seruan kebenaran yang diserukan oleh Nabiyullah Luth ‘alaihissalam, akhirnya datang adzab yang besar untuk mereka. Allah hujani mereka dengan batu.

وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا ۖ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُجْرِمِينَ
“Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.” (QS:Al-A’raf | Ayat: 84).

لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ. فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ. فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِلْمُتَوَسِّمِينَ. وَإِنَّهَا لَبِسَبِيلٍ مُقِيمٍ. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِلْمُؤْمِنِينَ

(Allah berfirman): “Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)”. Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (QS:Al-Hijr : 72-77).

Dia juga berfirman,

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ

“Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi.” (QS:Huud : 82).

Saudaraku… sebangsa dan setanah air

Bangsa kita saat ini tengah mendapat banyak serangan dari budaya asing yang memecah belah persatuan dan menghilangkan jati diri bangsa. Terorisme, aliran Syiah, narkoba, pergaulan bebas, dan LGBT yang telah dipelopori oleh kaumnya Nabi Luth ‘alaihissalam. Ini semua adalah ancaman untuk bangsa kita. Dan untuk kaum muslimin secara khusus. Mari kita sama-sama bahu-membahu, bersatu, dan peduli.

Semoga Allah ﷻ menjaga diri kita, keluarga kita, dan bangsa kita dari semua fitnah dan cobaan. Semoga Allah ﷻ menolong pemimpin-pemimpin kita untuk menjadikan negeri ini sebagai negeri yang baik, negeri yang penduduknya beriman kepada Allah, menjalankan syariat-Nya, dan taat kepada Nabi-Nya. Amin

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Sumber :  Disarikan dari naskah khutbah jum’at

Amar Abdullah bin Syakir

 

208 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: