Masa Sulit Ekonomi Karena Pandemi: Bayarlah Hutang Jika Anda Mampu!

mobi.png

Ekonomi dunia sedang terguncang dengan hebatnya, tak membedakan antara negara adidaya apalagi negara berkembang. Pandemi Covid-19 yang ganas ini bukan hanya mematikan nyawa, namun juga menghentikan sebagian roda perekonomian bahkan mematikan beberapa sektor, seperti pariwisata.
Tak ayal, banyak rakyat menengah ke bawah yang harus menguatkan ikat pinggang menahan lapar, menelan ludah banyak-banyak menahan haus, dan mengelus dada menguatkan jantung.

Rakyat kurang mampu menjerit kesusahan, berteriak meminta tolong kepada pemerintah yang sama juga pusingnya.

Maka, inilah saatnya kita semua saling membantu, bahu membahu saling menguatkan.

Dan salah satu cara yang dapat meringankan beban sesama adalah bersedekah, namun jika ini sulit, setidaknya bayarlah hutangmu jika engkau mampu!
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ

“Menunda-nunda membayar utang bagi orang yang mampu (membayar) adalah kezaliman,”.
(HR Bukhari)

Ya! Zalim jika engkau hanya mencari keamanan finansial untuk diri sendiri, sedangkan di hartamu ada hak orang lain yang bisa jadi sedang sangat butuh dengan uangnya!

Dan di masa wabah penyakit seperti ini, semua tidak mengetahui siapa selanjutnya yang akan mati, bisa siapa saja, dan termasuk anda! Dan hati-hatilah, hutang akan mempersulit urusan akhirat!
Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ:“‏ نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ”

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda : “Jiwa seorang mukmin itu terkatung-katung dengan sebab utangnya sampai utang dilunasi”. (HR Ahmad)

Maka, sebelum terlambat, jadilah orang yang baik sebelum ajal menjemput, dan cara menjadi orang yang baik saat ini adalah dengan membayar hutang.
Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

فَإِنَّ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ أَحْسَنَهُمْ قَضَاءً “

“Sesungguhnya termasuk dari orang yang paling baik adalah orang yang paling baik dalam membayar (utang),”.
(HR. Bukhari)

Semoga Allah Ta’ala memberikan kesabaran kepada kita semua dan segera mengangkat wabah ini.

Muhammad HadramiAlumni Fakultas Syariah LIPIA JAKARTA

dapatkan Hisbah.net diandroid,

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Instagram @hisbahnet dan @alhisbah

 152 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: