Masjid Tidak Sepantasnya Dibangun dengan Harta Riba

taubat-8.jpg

Pertanyaan :


Seseorang yang memiliki bunga/riba bank dalam jumlah besar-semoga Allah membersihkan kita dan kaum muslimin darinya- apakah boleh baginya untuk menyalurkannya dalam proyek-proyek sosial, misalnya membangun kuliah syar’iyyah, dan sekolah-sekolah tahfizh al-Qur’an secara khusus, dan proyek-proyek sosial lainnya ? Dan apakah membangun masjid dengan uang tersebut diharamkan atau makruh, atau tidak sepantasnya ? Kami mohon penjelasan, semoga Allah menambahkan ilmu dan pemahaman kepada Anda semua.


Jawaban :


Bunga/riba bank termasuk harta yang diharamkan, Allah ta’ala berfirman,

 

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا


Allah telah menghalalkan perniagaan dan mengharamkan riba (Qs. Al-Baqarah : 275)


Dan orang yang terlanjur mendapatkan bunga bank, hendaknya ia segera berlepas diri darinya, yaitu dengan cara menginfakkannya dalam hal-hal yang berguna bagi kaum muslimin secara umum, di antaranya dengan membangun jalan, sekolah-sekolah, dan memberikannya kepada fakir miskin. Adapun masjid-masjid, maka tidak sepantasnya dibangun dengan harta riba, dan tidak halal bagi seorang muslim untuk mengambil bunga dan tidak juga terus menerus mengambilnya.


Wabillahit taufiq
, dan semoga shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya (Majmu’ Fataawaa al-Lajnah ad-Daimah, 13/354, fatwa no. 16576)


Amar Abdullah bin Syakir

77 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: