Mendamba “ Keshalihan Anak “

Mendamba-“-Keshalihan-Anak-“.jpg

Kaum Muslimin… Anak shalih adalah dambaan setiap orang tua. Duhai, betapa besar kenikmatan dan anugerah tersebut. Bagaimana tidak? karena Allah –subhanahu wa ta’ala– telah menyejukkan pandangan orang tua dengan keturunan yang shalih, yang takut kepada Allahsubhanahu wa ta’ala– dan selalu mendirikan shalat. Anak yang shalih adalah bunga kehidupan sekaligus kebahagiaan.

Doa yang Baik

Hal pertama yang diperlukan untuk mewujudkan keshalihan anak adalah doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah –subhanahu wa ta’ala-.

Allah –subhanahu wa ta’ala– berfirman tentang al-Khalil Ibrahim ‘alaihissalam,

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Ya Rabbku! Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat! Wahai Rabb kami! perkenankanlah doaku.(Qs. Ibrahim : 40)

Dan Allah –subhanahu wa ta’ala– berfirman tentang Zakariya ‘alaihissalam,

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata, “ Ya Rabbi ! berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa (Qs. Ali Imran : 38)

Panjatkanlah untaian doa seperti yang dipanjatkan para hamba pilihan :

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Ya Rabb kami! Anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa (Qs. Al-Furqan : 74)

Kaum Muslimin…Tak mungkin anak-anak bisa menjadi shalih kecuali dengan taufiq dari Allah –subhanahu wa ta’ala-. Sungguh, betapa anak-anak kita sangat membutuhkan doa kita sebagai orang tua. Mohonlah agar mereka dijadikan anak yang shalih! Berdoalah kepada Allah agar anak-anak kita dianugerahi kebaikan dan keistiqamahan.

Qudwah Hasanah

Dan perlu diingat juga, bahwa terbentuknya anak shalih, disamping dengan banyak berdoa juga diawali dengan qudwah hasanah (contoh yang baik), teladan yang baik dari bapak dan ibu. Bila anak melihat bapak ibunya sosok yang bertakwa kepada Allah, maka anak pun akan bertakwa kepada Allah. Bila orang tua tekun mendirikan shalat, maka anak pun akan tekun shalat. Mereka akan terpola menjadi orang pilihan dan shelih.

Maka teladan yang baik merupkan obor penerang bagi anak keturunan kita. Teladan adalah cahaya yang menerangi hati sang anak.

Bimbingan dan Arahan

Hal lain yang diperlukan untuk keshalihan anak adalah bimbingan dan arahan untuk mereka dengan kata-kata yang membekas di hati. Lihatlah bagaimana Lukman memperlakukan anaknya,

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “ hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar (Qs. Lukman : 13).

Lihatlah bagaimana Lukman mengambil hati sang buah hati agar selalu tertambat kepada Allah–subhanahu wa ta’ala-. Ia mengajarkan tauhid dan ibadah hanya kepada-Nya. Maka kita pun harus meraih hati mereka agar mau bersimpuh kepada Allah. bimbinglah mereka dengan nasehat yang menggiringi mereka untuk mencintai Allah dan RasulNya. Sungguh, betapa dahsyat kekuatan nasehat dari seorang ayah dan ibu. Nasehat orang tua akan teringat sepanjang hayat.

Shalat, Hal Terpenting Setelah Tauhid

Hal yang sangat penting adalah memerintahkan mereka untuk shalat yang merupakan tiang agama ini. Dengan begitu, mereka pun akan tumbuh dengan baik.

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar (Qs. Al-Ankabut : 45).

Lihatlah Nabi Ibrahim, beliau mengerti akan keagungan shalat. Maka beliau berdoa,

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Ya Rabb! Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Wahai Rabb kami ! perkenankanlah doaku (Qs. Ibrahim : 40).

Allah akan meminta pertanggungjawaban orang tua kelak di Hari Kiamat. Sang anak pun akan menuntut orang tuanya kelak di akhirat dengan mengatakan, “Ya Rabbi, ia tidak menyuruhku untuk shalat! “ Ya Rabbi, ia membiarkanku tidur begitu saja!“ Na’udzubillah

Akhlak dan Adab

Akhlak dan adab yang mulia pun sangat lekat dengan ciri anak yang shalih. Memerintahkan anak untuk berakhlak dan beradab mulia akan membuat mereka terbiasa untuk melakukannya dan akan membimbing mereka menuju kebahagiaan.

Ajarilah mereka untuk menebarkan salam, suka memberi orang yang kekurangan, bersilaturahim, mengunjungi sanak famili, dan akhlak mulia lainnya yang diajarkan Islam. Niscaya kita pun akan ikut mendapatkan pahala dan kebaikan dunia dan akhirat.

Anak yang shaleh akan menyejukkan mata kita, baik saat kita masih hidup maupun setelah kematian. Ia tumbuh menjadi sosok yang suka menasehati dengan kebaikan, dan suka kebaikan. Ia akan taat kepada orang tua dan akan menunjukkan baktinya, meski orang tua telah renta. Saat orang tua telah berada di alam kubur, doa pun masih akan menemani kesendiriannya. Melalaui doa ini, Allah melimpahkan nikmat-Nya. Di akhirat kelak pun, keshalihan anak akan menjadi tameng dari ganasnya api Neraka. Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam-bersabda,

مَنْ ابْتُلِيَ مِنْ هَذِهِ الْبَنَاتِ بِشَيْءٍ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنْ النَّارِ

Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuan, lalu ia berbuat baik kepadanya, maka mereka ini akan menjadi tameng penghalang baginya dari api neraka (Muttafaq ‘alaih).

Ya Allah, jadikanlah keturunan kami keturunan yang shalih. Jadikanlah segenap kaum Muslimin generasi yang shalih, terutama para muda dan mudi. Berilah taufik kepada mereka sehingga menjadi hamba-hamba yang bertakwa dan berjalan di atas petunjuk.

 

Amar Abdullah bin Syakir

 

Sumber :

Shalahu adz-Dzurriyah”, Syaikh Muhammad Muhammad al-Mukhtar asy-Syinqithi. Dengan tambahan dan gubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: