Musim yang Penuh dengan Keutamaan

Musim-yang-Penuh-dengan-Keutmaan.jpg

Sesungguhnya termasuk bentuk karunia Alloh ta’ala dan nikmatnya yang agung kepada hamba-Nya yaitu bahwa Alloh menyiapkan bagi mereka musim-musim yang penuh dengan keutamaan agar dijadikan sebagai kesempatan yang berharga bagi orang-orang yang tamak kepada kebaikan dan sarana untuk saling berlomba bagi orang-orang yang  gemar berlomba (dalam kebaikan).

Sesungguhnya musim-musim itu dihadirkan untuk menyampaikan harapan dengan upaya yang sungguh-sungguh dalam melakukan ketaatan, mengangkat celah dan kekurangan dengan melakukan pengejaran terhadap kekurangan tersebut dan taubat. Tidaklah Alloh ta’ala menghadirkan musim-musim yang utama tersebut melainkan Alloh meletakkan padanya amalan-amalan ketaatan yang mana seorang hamba menjadikannya sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Alloh, Alloh mempunyai kelembutan yang diberikan -dengan karunia dan rahmat-Nya- kepada siapa saja  yang Dia kehendaki.

Maka, orang yang bahagia adalah orang yang dapat memanfaatkan musim-musim, bulan-bulan dan hari-hari, serta waktu demi waktu untuk mendekatkan diri kepada tuhannya dengan melakukan berbagai macam ketaatan. Maka, orang seperti inilah yang diharapkan akan mendapatkan tiupan karunia dan rahmatNya sehingga oleh karenanya ia berbahagia dengan suatu kegembiraan yang menjamin dirinya terselematakan dari Neraka beserta segala siksaan yang ada di dalamnya

(Ibnu Rojab, “Latho-if Al-Ma’arif “, hal.8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: