Puasa Ramadhan Dan Obat Untuk Menghentikan Haid

korona-5.jpeg

“Apakah wanita boleh mengkonsumsi obat yang dapat menghentikan haid pada bulan Ramadhan ? “

Mengonsumsi obat untuk menghentikan haid di bulan Ramadhan tidak dianjurkan, karena haid merupakan kodrat yang ditetapkan oleh Allah bagi bagi kaum wanita.

Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda kepada ‘Aisyah –semoga Allah meridhainya- sebagaimana tercantum dalam ash-Shahihain :

إِنَّ هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ

Sesungguhnya ini (haidh) adalah perkara yang telah Allah tetapkan untuk kaum wanita (HR. al-Bukhari (no.294) dan Muslim (no.1211)

 

Para wanita di zaman Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam- tidak ada yang melakukannya. Akan tetapi, jika seorang wanita melakukannya dan obat tersebut tidak membahayakan dirinya, maka hal itu tidak masalah dan puasanya tetap sah selama darah haid benar-benar tidak keluar lagi, ia pun tidak perlu mengqadhanya.

 

Jika wanita tersebut merasa ragu, apakah pemakaian obat tersebut benar-benar menghentikan haidhnya atau tidak, maka ketentuan yang harus diikutinya sama dengan ketentuan bagi wanita yang sedang haid, yaitu ia harus meninggalkan puasa selama masa haidhnya, dan ia harus mengqadhanya (di kemudian hari) (Jami’ Ahkamin Nisaa, 2/393, dengan sedikit perubahan)

 

Berdasarkan hadist ‘Aisyah, ia berkata :

كُنَّا نَحِيْضُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَيَأْمُرُنَا بِقَضَاءِ الصَّوْمِ

Kami mengalami haidh ketika Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam- masih hidup. Beliau memerintahkan kami agar mengqadha’ puasa (yang kami tinggalkan)(HR. Ibnu Majah, no. 1670)

 

Wallahu A’lam

Sumber :

Dinukil dari “Fiqhu as-Sunnah Li an-Nisa Wa Maa Yajibu An Ta’rifahu Kullu Muslimatin Min Ahkam“, Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim. (ei, hal.299). Dengan sedikit gubahan

 

Amar Abdullah bin Syakir     

 

 

 116 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: