Renungan di Bulan Ramadhan

Renungan-di-Bulan-Ramadhan.jpg

Yang pertama kalinya kami mengingatkan anda wahai saudara sesama muslim tentang tujuan dari penciptaan dan sebab keberadaan kita, Allah berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Imam Nawawi berkata, “Dan ini merupakan sesuatu keterangan bahwa saya mereka di ciptakan untuk beribadah, sehingga sudah selayaknya bagi mereka untuk memperhatikan sebab penciptaan mereka itu dan berpaling dari ke lezatan dunia dengan bersikap zuhud, karena dunia akan sirna dan tidak kekal, dan tempat untuk menyebrang dan bukan untuk bermukim…”

Saudaraku seislam.

Renungkanlah besaranya akan karunia yang telah Allah berikan, dan diantara nikmat-nikmat itu yang paling agung adalah nikmat islam. Berapa banyak umat manusia yang hidup didunia ini namun mereka terhalang untuk bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah.

Ini adalah karunia Allah yang Dia berikan kepada siapa yang dikehendakiNya, kemudian saya memuji Allah atas nikmat hidayah dan taufiq. Karena betapa banyak orang-orang yang menisbatkan diri kepada Islam namun mereka tidak megamalkan ajaranNya secara lahir maupun batin, melalaikan kewajiban-kewajiban, dan tenggelam di dalam kemaksiatan dan dosa, segala puji bagimu ya Allah.

Engkau berada ditengah-tengah berbagai kenikmatan, keamanan tempat tinggal, keluasan rizki, dan kesehatan badan, maka hendaklah engkau mensyukurinya dengan perkataan dan perbuatan.

Sebaik-baik bentuk syukur ialah dengan menaati segala perintah Allah ta’ala dan menjauhi segala laranganNya, karena nikmat akan berkesinambungan jika disyukuri, sebagaimana firman Allah ta’ala:

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”

Di antara nikmat Allah kepadamu adalah ketika ia memanjangkan umurmu sehingga engkau bisa mendapati bulan yang agung ini. Berapa banyak maut telah mengambil seseorang, dan berapa banyak tanah menutupi seorang kekasih. Umur panjang memberi kita peluang untuk memperbanyak bekal ketaatan, dan mendekatkan diri kepada Allah dengan beramal sholeh. Modal seorang muslim adalah umurnya, oleh karena itu, maka jagalah waktumu agar tidak berlalu sia-sia, ingatlah kepada orang-orang yang di tahun lalu mereka berpuasa bersama kita dan sholat ied bersama kita, namun di manakah mereka sekarang setelah maut merenggutnya..??

Renungkanlah hadits Nabi berikut; “Manfaatkanlah lima perkara sebelum datangnya lima perkara; hidupmu sebelum kematianmu…”

Bersungguh-sungguhlah untuk menjadi manusia paling baik sebagaimana yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari Abu Bakrah radhiyallahu ’anhu bahwasanya seorang lelaki bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, seperti apakah manusia yang paling baik..?” Beliau menjawab, “Manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Dalam beramal, niat harus ikhlas dan tulus mengharap balasan pahala dari Allah semata, hati-hatilah mengamalkan suatu ketaatan yang dirasuki oleh riya’ dan sum’ah karena keduanya merupakan penyakit berbahaya yang bisa menggugurkan pahala amal. Sembunyikanlah amal baikmu sebagai mana engkau menyembuyikan amal buruk dan kekuranganmu, buatlah tabungan yang berupa amal sholeh yang tidak di ketahui oleh siapa pun kecuali Allah dari pada shalat sunnah, atau tangisan di tengah malam, atau sedekah dengan cara sembunyi-sembunyi. Ingatlah bahwasanya Allah tidak menerima kecuali dari orang-orang yang bertakwa, Allah berfirman:

إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

“Sesungguhnya Allah hanya menerima (amalan) dari orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Ma-idah: 27)

Sumber : www.almohtasb.com

Penrjemah : Arinal Haq

Artikel : www.hisbah.net
Ikuti update artikel Hisbah.net di Fans Page Hisbah
Twitter @hisbahnet, Google+ Hisbahnet

1,084 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: