Suami yang Gemar Menghina Istri

Suami-yang-Gemar-Menghina-Istri.jpg

Tipe suami terburuk –bila tidak boleh dikatakan sebagai suami terburuk secara mutlak- adalah suami yang menghina istrinya. Karena, sebuah penghinaan itu dapat meruntuhkan batu besar. Bagaimana pula terhadap hati manusia? Bila seseorang menghadapi suatu perkara yang didalamnya mendapatkan penghinaan, ia tidak akan melupakannya sepanjang hidupnya. Penghinaan itu adakan selalu teringat dalam benaknya. Lantas, bagaimana jadinya bila seorang istri berada dalam penghinaan sepanjang hidupnya?

Islam yang hanif ini memuliakan wanita dan meninggikan kedudukannya. Rasulullah ﷺ yang membawa petunjuk telah bersabda,

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku” (HR. At-Tirmidzi)

Orang-orang yang merendahkan perempuan bukan termasuk orang-orang yang berpindah dari keyakinan Islam. Tetapi mereka merupakan orang-orang yang masih menganut sisa-sisa keyakinan jahiliyah dan kebodohan dalam pemikiran mereka.

Seorang suami mungkin saja tidak merendahkan wanita secara umum, tetapi secara khusus ia telah merendahkan istrinya. Ini merupakan keadaan wanita yang paling malang. Akan tetapi, suami manapun yang berketurunan baik dan luas pandangannya tidak mungkin merendahkan istrinya meski istrinya adalah orang yang tidak berpendidikan sama sekali, sedang ia sangat terpelajar.

Meski istrinya seorang yang tidak puya wawasan sama sekali, sedangkan ia seorang yang berwawasan luas. Karena, persoalan ini tidak tergantung pada kelebihan atau sifat-sifat tertentu yang dimiliki seseorang. Manusia berasal dari daging dan darah yang dilengkapi dengan perasaan dan hati nurani. Manusia yang dimuliakan oleh sang pemilik kemuliaan dan keluhuran dengan memerintahkan agar para Malaikat bersujud kepadanya. Bagaimana mungkin manusia yang dimuliakan seperti itu boleh direndahkan? Terutama ketika manusia yang bersangkutan adalah seorang suami yang ditangannyalah kehidupan seorang istri diletakkan. Masa depannya berada di tangan suaminya. Setelah kepada Allah, kepada suaminya suaminyalah ia bergantung. Tidak ada yang merendahkan seorang istri kecuali orang yang kerdil.

Tindakan pertama yang menunjukkan penghinaan terhadap istri adalah meremehkan pendapat dan ucapan wanita di mana pun dan dalam kesempatan apapun. Ada sebagian suami yang hampir-hampir tidak menghargai sat pun pendapat dari keluarganya yang perempuan, baik ibunya, saudarinya, atau putrinya atau istrinya. Setiap salah seorang dari mereka dari mereka mengatakn kepadanya, ‘ persoalan ini sebaiknya begini’. Lalu sang suami mengetahui bahwa pendapat itu bersumber dari istrinya, ia pasti akan merendahkannya dengan mengatakan, “tidak usah ikut campur ! Engkau tidak tahu apa-apa tentang persoalan ini”. Atau ungkapan semisalnya yang bersifat merendahkan. Hal ini lebih parah jika diucapkan di hadapan khalayak. Ini merupakan pembunuhan secara sengaja dengan belati beracun. Fenomena seperti ini masih ditemukan di beberapa keluarga.

Bentuk penghinaan lain adalah superioritas terhadap istri, merendahkan kedudukannya membodoh-bodohkan ucapannya, tidak meminta pendapatnya dalam segala hal, baik dalam persoalan pembangunan rumah yang akan menjadi tempat tinggalnya, membeli mobil yang akan menjadi alat transportasinya, maupun dalam persoalan isi rumah yang akan dibeli. Kita tentu saja tidak bermaksud bahwa seorang suami harus selalu mengambil pendapat istrinya. Akan tetapi, ia mestinya membuat istrinya merasa bahwa dirinya dihargai dan dihormati. Karena, bila seorang wanita telah merasa bahwa dirinya tidak dihargai dan tidak dihormati di mata suaminya   dan meresa telah direndahkan oleh suaminya, ia akan merasa bahwa suaminya tidak memperlakukannya layaknya manusia, tetapi seperti binatang. Inilah wujud pernikahan yang paling buruk.

Sumber : Dinukil dari “Aswaul Azwaj”, Abdullah al-Ju’aitsan. Edisi Bahasa Indonesia : Perilaku Buruk yang Harus Dihindari Suami, hal. 25-29, dengan sedikit gubahan.

Amar Abdullah

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet,

17 thoughts on “Suami yang Gemar Menghina Istri”

  1. tuti berkata:

    trimakasih artikelnya.

  2. mira berkata:

    mantan suami menghina saya melalui sms.. tapi d dpn saya dia tidak berani menghina apa2… apa dia udah ga ada cinta ya sy minta solusi nya yh tau

  3. bety berkata:

    shiipp bagus sya suka…trmksih infonya

  4. Novita berkata:

    Suami saya jg. Suka mnghina saya sprt dia bilang gndut bogel buluk bodoh pea DLL. Ddpan Ubuntu dia mnghina saya. Kan kterlaluan.
    Klo saya ga kasian ama anakku saya santet tuh suamin gila

    1. wijaya alfatih berkata:

      mohon maaf, untuk kasus seperti ini mbak harus banyak bersabar dan berdo’a selalu meminta kesabaran dari Allah, juga berbahagialah untuk orang yg dihina karena tatkala orang menghina kita maka Transfer pahala sedang berlangsung untuk kita. dan doa orang terzalimi bisa terkabulkan maka perbanyak doa yang baik-baik. dan jangan pula kemarahan dibalas dengan kemaharn.

  5. mamah enad berkata:

    saya suka ksl sama suami saya sedang belajar memperbaiki diri tapi suami malah mengina ibadah saya apa yg harus saya lakukan klo kaya gni

  6. mbk ninuk berkata:

    Suami saya sangat terlalu sering meghina saya bhkan sangat kasar pada saya saya sdh sngt bersabar gmn saya sebaiknya

  7. Anonym berkata:

    Kalo ga ingat anak dah lama sata tinggalkan itu suami sy. Dulu sy pendam saja dalam hati kalau dia merendahkan. Sekarang ga, saya ga suka saya langsung bilang dan saya ga takut konsekuensi apapun. Berdebat ayo, berantem ayo! Saya ga mau dengar lagi penghinaannya. Sekarang yang masih saya tshan adalah ga berlaku sama di depan umum. Tapi kalo dia sekali lagi merendahkan, sy bikin dia malu di depan umum!!!! Ga ada lagi ewuh pakewuh, lihat saja!!!!

  8. a berkata:

    Bagai mana jika yang terjadi sebaliknya

  9. yeyen fatmalasari berkata:

    assalamualaikum,, suami saya sebenarnya org baik, tapi entah kenapa hanya karna satu wanita ini dia berani berbohong sama saya, dan setiap ketahuan berbohong pasti dia akan marah dan mencoba mencari kejelekan saya,dan pernah dia menyumpahi saya ” nanti saya ketabrak truk ” gt. bagaimana hukumnya dalam islam jika suami saya seperti itu? dan saya harus bagaimana? mohon infonya, terima kasih, wassalam

  10. Maria berkata:

    Suami saya klo marah selalu menghina saya dan kluarga saya sedangkan dari kluarga dia sendiri tidak mengahrgai saya …apa yang ahrus saya lakukan …??? Trima kasih

  11. Wuri R berkata:

    Baarakallah,memang harus berdoa dn bersabar,bahkan ktika suami berucap sang istri jelek ,bodoh dn tdak kaya serta suami bilang salah kaprah plih istri..istri sbaiknya hnya diam,,jnganlah membalas cukup berdoa dn bersabar..orcya bhwa ada pahala yg sngatlah besar dr Allah Azza waJalla,,terkait kedzoliman suami biarlah Rabb kita dan Rabb suami yg memberesekan.

  12. Indriani berkata:

    Harus bersabar seperti apalagi…menghadapi suami yg suka memaki.suka mukul bahkan menunjang istri semaunya…
    Ya allah

  13. vera berkata:

    suami saya bukan lagi menghina kata2 lonte pelacur sudah jadi makanan sehari2..dan cacimaki bukan hanya kesaya juga ke pada orangtua saya..mrk di ktakan binatang anjing kurap dan masih bnyak lagi..suami saya luar biasa kasarnya..dijuga suka memukul..mata saya pun pernah dia hajar pakai kepalanya..golok pernah dia taruh dileher saya..dia mau bunuh saya..tapi sekarang Alhamdulillah saya sdh terlepas dari dia kami bercerai..dan saat dia pergi dari rmh semua perabotan yg di beli dia bawa termasuk tempat tidur kami..mas kawin pun dia ambil..thats life..semoga Allah cepat membalas semu kezaliman yg sudah dia lakukan..AminnAllahumma aminn

  14. Rina berkata:

    Suamiki tidak mau tau dan peduli terhadap keluarga dari pihakku.
    Dan jika aku sakit dan kel. Gaku datang suamiki menyuruhku untuk mengusirnya padahal saat itu saya baru 1hari melahirkan.
    Dan aku menilai suamiku tidak percaya oda istrinya dlm segalahal termasuk gajinya. Gajinya ia pegang sendiri n hanya memberi 900rbu untuk biaya hidup/bulan.sementara aku pumya anak2 dan saat ini yg kecil usianya 6bln.
    900rbu/bulan untuk:gas,token listrik, beras, sayur, cabe, bawang, tomat, ikan, bubur sun, jajan anak, susu, persembahan minyak goreng, air galon, uang sampah, pempres, dan lln. Itu pun kerap sekali saya dihina matre.
    Maka saya putuskan mencari kerja sampingan.

  15. Isma berkata:

    Sy menikah dgn seorg pria yg berpendidikan dan kaya harta sedang sy prempuan tamat sma dan anak dr petani yg tdk memiliki ijaza SMA,sy mengalami semua yg ada di artikel di atas , saat menulis komentar ini sy sdg sangat sedih krn baru saja suami sy menyakiti perasaan sy dgn ucapannya,sy bukan wanita yg suka berdebat atau mengutarakn isi hatinya,bahkan sampai detik ini sy tdk prnh mengungkapkn betapa sakitnya hati saya trhd suami sy yg saya sangat cintai,semoga sy dan semua wanita yg mengalami hal sama di atas selalu di beri ke sabaran dan kebaikan sepanjang hidupnya..

  16. Misnari berkata:

    Suami sy selalu menghina klu udh bertengkar ttp sy coba untk diam agar pertengkaran kami gk diketahui klrg… Setiap kebohongan dia diketahui sy dia sllu menyalahkan sy,sy slalu dihina habis”an apa mgkn ini cara dia tdk menyukai sy smpi aq nangis pun dia gk prnh peduli…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: