Suami yang Gemar Menghina Istri

Suami-yang-Gemar-Menghina-Istri.jpg

Tipe suami terburuk –bila tidak boleh dikatakan sebagai suami terburuk secara mutlak- adalah suami yang menghina istrinya. Karena, sebuah penghinaan itu dapat meruntuhkan batu besar. Bagaimana pula terhadap hati manusia? Bila seseorang menghadapi suatu perkara yang didalamnya mendapatkan penghinaan, ia tidak akan melupakannya sepanjang hidupnya. Penghinaan itu adakan selalu teringat dalam benaknya. Lantas, bagaimana jadinya bila seorang istri berada dalam penghinaan sepanjang hidupnya?

Islam yang hanif ini memuliakan wanita dan meninggikan kedudukannya. Rasulullah ﷺ yang membawa petunjuk telah bersabda,

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku” (HR. At-Tirmidzi)

Orang-orang yang merendahkan perempuan bukan termasuk orang-orang yang berpindah dari keyakinan Islam. Tetapi mereka merupakan orang-orang yang masih menganut sisa-sisa keyakinan jahiliyah dan kebodohan dalam pemikiran mereka.

Seorang suami mungkin saja tidak merendahkan wanita secara umum, tetapi secara khusus ia telah merendahkan istrinya. Ini merupakan keadaan wanita yang paling malang. Akan tetapi, suami manapun yang berketurunan baik dan luas pandangannya tidak mungkin merendahkan istrinya meski istrinya adalah orang yang tidak berpendidikan sama sekali, sedang ia sangat terpelajar.

Meski istrinya seorang yang tidak puya wawasan sama sekali, sedangkan ia seorang yang berwawasan luas. Karena, persoalan ini tidak tergantung pada kelebihan atau sifat-sifat tertentu yang dimiliki seseorang. Manusia berasal dari daging dan darah yang dilengkapi dengan perasaan dan hati nurani. Manusia yang dimuliakan oleh sang pemilik kemuliaan dan keluhuran dengan memerintahkan agar para Malaikat bersujud kepadanya. Bagaimana mungkin manusia yang dimuliakan seperti itu boleh direndahkan? Terutama ketika manusia yang bersangkutan adalah seorang suami yang ditangannyalah kehidupan seorang istri diletakkan. Masa depannya berada di tangan suaminya. Setelah kepada Allah, kepada suaminya suaminyalah ia bergantung. Tidak ada yang merendahkan seorang istri kecuali orang yang kerdil.

Tindakan pertama yang menunjukkan penghinaan terhadap istri adalah meremehkan pendapat dan ucapan wanita di mana pun dan dalam kesempatan apapun. Ada sebagian suami yang hampir-hampir tidak menghargai sat pun pendapat dari keluarganya yang perempuan, baik ibunya, saudarinya, atau putrinya atau istrinya. Setiap salah seorang dari mereka dari mereka mengatakn kepadanya, ‘ persoalan ini sebaiknya begini’. Lalu sang suami mengetahui bahwa pendapat itu bersumber dari istrinya, ia pasti akan merendahkannya dengan mengatakan, “tidak usah ikut campur ! Engkau tidak tahu apa-apa tentang persoalan ini”. Atau ungkapan semisalnya yang bersifat merendahkan. Hal ini lebih parah jika diucapkan di hadapan khalayak. Ini merupakan pembunuhan secara sengaja dengan belati beracun. Fenomena seperti ini masih ditemukan di beberapa keluarga.

Bentuk penghinaan lain adalah superioritas terhadap istri, merendahkan kedudukannya membodoh-bodohkan ucapannya, tidak meminta pendapatnya dalam segala hal, baik dalam persoalan pembangunan rumah yang akan menjadi tempat tinggalnya, membeli mobil yang akan menjadi alat transportasinya, maupun dalam persoalan isi rumah yang akan dibeli. Kita tentu saja tidak bermaksud bahwa seorang suami harus selalu mengambil pendapat istrinya. Akan tetapi, ia mestinya membuat istrinya merasa bahwa dirinya dihargai dan dihormati. Karena, bila seorang wanita telah merasa bahwa dirinya tidak dihargai dan tidak dihormati di mata suaminya   dan meresa telah direndahkan oleh suaminya, ia akan merasa bahwa suaminya tidak memperlakukannya layaknya manusia, tetapi seperti binatang. Inilah wujud pernikahan yang paling buruk.

Sumber : Dinukil dari “Aswaul Azwaj”, Abdullah al-Ju’aitsan. Edisi Bahasa Indonesia : Perilaku Buruk yang Harus Dihindari Suami, hal. 25-29, dengan sedikit gubahan.

Amar Abdullah

Artikel : www.hisbah.net

Ikuti update artikel di Fans Page Hisbah.net
Twitter @Hisbahnet,

62,551 kali dilihat, 40 kali dilihat hari ini

46 thoughts on “Suami yang Gemar Menghina Istri”

  1. tuti berkata:

    trimakasih artikelnya.

  2. mira berkata:

    mantan suami menghina saya melalui sms.. tapi d dpn saya dia tidak berani menghina apa2… apa dia udah ga ada cinta ya sy minta solusi nya yh tau

    1. Nurhaliza berkata:

      Sm seperti suami sya. Di blkg sy dia brani Menghina saya ngatain saya anjing perempuan Murahan.tp bgitu jumpa sm saya… Dia di malah takut dan gk berani berbicara satu kata pun.

      1. Nunkk berkata:

        Maaf mba saijia nyambung dngn komentar mba..saiia pikir saiia ja yg sering d sebut kaya binatang atau istri pembawa sial…ternyata jutaan ibu” d luar d sana jg sma sk d hina d rendahkan bgtu macam sampah…moga allah jng jdkan kita orang dzalim seperti orang yg tlah mendzalimi kita…

        1. Momma berkata:

          Mbak, sama, sy jg pernah dikatai anjing, bodoh, dan dia jg menghina keluarga sy. Sakit hati memang, tapi ya kasian anak2 kalo sy melawan adanya ribut… Ya sudah yg lebih waras mengalah saja, sy yakin bahwa suatu hari nanti bila tiba waktunya, Allah akan mengangkat derajat saya.

  3. bety berkata:

    shiipp bagus sya suka…trmksih infonya

  4. Novita berkata:

    Suami saya jg. Suka mnghina saya sprt dia bilang gndut bogel buluk bodoh pea DLL. Ddpan Ubuntu dia mnghina saya. Kan kterlaluan.
    Klo saya ga kasian ama anakku saya santet tuh suamin gila

    1. wijaya alfatih berkata:

      mohon maaf, untuk kasus seperti ini mbak harus banyak bersabar dan berdo’a selalu meminta kesabaran dari Allah, juga berbahagialah untuk orang yg dihina karena tatkala orang menghina kita maka Transfer pahala sedang berlangsung untuk kita. dan doa orang terzalimi bisa terkabulkan maka perbanyak doa yang baik-baik. dan jangan pula kemarahan dibalas dengan kemaharn.

    2. Vina berkata:

      Suami sya selalu mremeh kn sya.mnghina penampilan sya.tdk berhargai pngorbanan sya sbagai ibu rumah tangga

  5. mamah enad berkata:

    saya suka ksl sama suami saya sedang belajar memperbaiki diri tapi suami malah mengina ibadah saya apa yg harus saya lakukan klo kaya gni

  6. mbk ninuk berkata:

    Suami saya sangat terlalu sering meghina saya bhkan sangat kasar pada saya saya sdh sngt bersabar gmn saya sebaiknya

    1. Sari berkata:

      SayA mengalami pernikahn seperti itu juga. Merasa dihina dan tidak dihargai

  7. Anonym berkata:

    Kalo ga ingat anak dah lama sata tinggalkan itu suami sy. Dulu sy pendam saja dalam hati kalau dia merendahkan. Sekarang ga, saya ga suka saya langsung bilang dan saya ga takut konsekuensi apapun. Berdebat ayo, berantem ayo! Saya ga mau dengar lagi penghinaannya. Sekarang yang masih saya tshan adalah ga berlaku sama di depan umum. Tapi kalo dia sekali lagi merendahkan, sy bikin dia malu di depan umum!!!! Ga ada lagi ewuh pakewuh, lihat saja!!!!

  8. a berkata:

    Bagai mana jika yang terjadi sebaliknya

  9. yeyen fatmalasari berkata:

    assalamualaikum,, suami saya sebenarnya org baik, tapi entah kenapa hanya karna satu wanita ini dia berani berbohong sama saya, dan setiap ketahuan berbohong pasti dia akan marah dan mencoba mencari kejelekan saya,dan pernah dia menyumpahi saya ” nanti saya ketabrak truk ” gt. bagaimana hukumnya dalam islam jika suami saya seperti itu? dan saya harus bagaimana? mohon infonya, terima kasih, wassalam

  10. Maria berkata:

    Suami saya klo marah selalu menghina saya dan kluarga saya sedangkan dari kluarga dia sendiri tidak mengahrgai saya …apa yang ahrus saya lakukan …??? Trima kasih

    1. Arsyelin berkata:

      Sama … Saya selalu di hina suami… Klo dia sdang marah mesti kluarga saya di bawa bawa… Katanya saya kmasukan jin n kluarga saya sprti anak kcil… Ya ALLOH bahkan sya d suruh pergi dari rumah dg putra putri saya dan saat ini saya jg sdg mngandung .. Hanya krna saya mnangis… Bukan apa2 masalhnya… Saya cm ingin d perhtikan.. D sayangi .. Bkan d abaikan…

  11. Wuri R berkata:

    Baarakallah,memang harus berdoa dn bersabar,bahkan ktika suami berucap sang istri jelek ,bodoh dn tdak kaya serta suami bilang salah kaprah plih istri..istri sbaiknya hnya diam,,jnganlah membalas cukup berdoa dn bersabar..orcya bhwa ada pahala yg sngatlah besar dr Allah Azza waJalla,,terkait kedzoliman suami biarlah Rabb kita dan Rabb suami yg memberesekan.

    1. Dede berkata:

      Aamiin

  12. Indriani berkata:

    Harus bersabar seperti apalagi…menghadapi suami yg suka memaki.suka mukul bahkan menunjang istri semaunya…
    Ya allah

  13. vera berkata:

    suami saya bukan lagi menghina kata2 lonte pelacur sudah jadi makanan sehari2..dan cacimaki bukan hanya kesaya juga ke pada orangtua saya..mrk di ktakan binatang anjing kurap dan masih bnyak lagi..suami saya luar biasa kasarnya..dijuga suka memukul..mata saya pun pernah dia hajar pakai kepalanya..golok pernah dia taruh dileher saya..dia mau bunuh saya..tapi sekarang Alhamdulillah saya sdh terlepas dari dia kami bercerai..dan saat dia pergi dari rmh semua perabotan yg di beli dia bawa termasuk tempat tidur kami..mas kawin pun dia ambil..thats life..semoga Allah cepat membalas semu kezaliman yg sudah dia lakukan..AminnAllahumma aminn

    1. marliana saragih berkata:

      Sama dengan suami saya mba, semua yg ada dikebun binatang sudah dia ucapkan kepada saya,juga kepada orang tua saya,tapi kalau dibelikan sesuatu yg dia suka wah…dia akan menyanjung saya bak bidadari,tapi sekarang saya sudah ga tahan lagi dan ingin bercerai,tapi kalau saya bercerai saya akan kehilangan mobil angkot seharga 85 juta yg dulu saya belikan untuknya sementara saya belinya ngutang atas nama saya,dan dipotong gaji saya,bagaimana saya akan menghidupi kelima anak saya,kok saya keberatannya meninggalkan ankot itu karana saya merasa kl itu adalah hak anak2 saya .

  14. Rina berkata:

    Suamiki tidak mau tau dan peduli terhadap keluarga dari pihakku.
    Dan jika aku sakit dan kel. Gaku datang suamiki menyuruhku untuk mengusirnya padahal saat itu saya baru 1hari melahirkan.
    Dan aku menilai suamiku tidak percaya oda istrinya dlm segalahal termasuk gajinya. Gajinya ia pegang sendiri n hanya memberi 900rbu untuk biaya hidup/bulan.sementara aku pumya anak2 dan saat ini yg kecil usianya 6bln.
    900rbu/bulan untuk:gas,token listrik, beras, sayur, cabe, bawang, tomat, ikan, bubur sun, jajan anak, susu, persembahan minyak goreng, air galon, uang sampah, pempres, dan lln. Itu pun kerap sekali saya dihina matre.
    Maka saya putuskan mencari kerja sampingan.

    1. Ina berkata:

      Maaf mbak, kalo boleh tau kerja sampingan apa? Terimakasih

    2. Nyun berkata:

      Mbak, kasusnya sama yg kualami. Crt pd adek dia mrh krn suamiku itu jodoh dari dia. Akhirnya aku krj sama org krn kalo anak skt, dia tdk ngobati.

  15. Isma berkata:

    Sy menikah dgn seorg pria yg berpendidikan dan kaya harta sedang sy prempuan tamat sma dan anak dr petani yg tdk memiliki ijaza SMA,sy mengalami semua yg ada di artikel di atas , saat menulis komentar ini sy sdg sangat sedih krn baru saja suami sy menyakiti perasaan sy dgn ucapannya,sy bukan wanita yg suka berdebat atau mengutarakn isi hatinya,bahkan sampai detik ini sy tdk prnh mengungkapkn betapa sakitnya hati saya trhd suami sy yg saya sangat cintai,semoga sy dan semua wanita yg mengalami hal sama di atas selalu di beri ke sabaran dan kebaikan sepanjang hidupnya..

    1. Turiyah berkata:

      Aminnn ya allah

  16. Misnari berkata:

    Suami sy selalu menghina klu udh bertengkar ttp sy coba untk diam agar pertengkaran kami gk diketahui klrg… Setiap kebohongan dia diketahui sy dia sllu menyalahkan sy,sy slalu dihina habis”an apa mgkn ini cara dia tdk menyukai sy smpi aq nangis pun dia gk prnh peduli…

    1. Andriana berkata:

      Suami sy sring bilang sy dgn sebutan Anjing. Apa sy hrs mengurus cerai. Apa yg hrs sy lakukan. Smntra ngurus cerai bukan gampang. Apalg sy krj sbgai pns. Atasan sy tdk blh sy cerai

      1. Sri wahyuni berkata:

        Sama mbk,saya jga suami saya sering berkata kasar,bilang saya anjing,pantek,gk punya otak,saya hanya bisa menangis,d belakang nya, klo suami saya tau,suami saya langsung bilang klo air mata saya tidak berharga,sedih mbk…

  17. Eva meivalina berkata:

    Bgs bgt ka artikel ny sungguh menyentuh.. salam kenal sy eva meivalina

  18. Irma astria berkata:

    Suamiku tak pernah merhargai ak sama sekali sama spti dlm artikel diatas… Sakit hati dan ingin menjerit sekuat hati bila teringat penghinaan dia,, pdhl sbgai istri ak sudah byak membantu apa yg mjdi kewajiban suamiku yg tlh ia lalaikan.. Tp tetap saja ak tak ad artinya.. Dirumah ataupun ditempat umum… Sbgai perempuan bisa apa ak selain berpasrah diri pada Allah SWT..

  19. Bunda Hani berkata:

    Kalau suami sudah terlalu menyakiti dengan kata2 hinaannya. bahkan sampai keluar kata2 perempuan murahan, bangsat, laknatullah. Dan pernah juga ditendang hingga berdarah.
    Apakah boleh kita menggugat cerai ?
    Ada yg bisa bantu jawab dengan dalil2 ?

    1. Rendra Sukmawirawan berkata:

      Dalam hal kekerasan rumah tangga, seorang istri mempunyai opsi yang disebut khulu’, yaitu permintaan cerai yang datang dari istri, lawan dari thalak yang merupakan hak cerai suami.
      Silahkan melapor ke kantor urusan agama untuk mendapatkan arahan terkait khulu’ dan pendampingan dalam prosesnya.
      Namun jika tekad belum bulat, ada baiknya musyawarah terlebih dahulu dengan keluarga dan tetua agar mendapatkan jalan keluar yang bijak. karena bagaimanapun, perceraian merupakan solusi terakhir dan obat berefek samping pada status sosial dan ekonomi. jadi hendaklah di timbang matang2.

      Wallahu A’lam.

  20. aLfatiha berkata:

    Saya kluar rumah mau izin suami. Hr itu hari minggu, hari jatah dia dirumah istri ke2nya.Saya telfon2 ga diangkat, truz sy cuma sms”saya izin kluar ya”itu aja sy tulis. Saya tdk menjelaskan klo sy mau dijemput kakak perempuan kandung sy, mau ajak anak2 jalan ke pantai. Memang sy tdak menjelaskan di sms tu karna takut dibaca istri ke2nya. Karna klo sy blg jelas2 dimana sy pergi, klo istri ke2nya tau aQ dan dia 1kota. Qtakut suamiQ n dia bertengkar..Sedang posisiQ suamiQ disuruh meninggalkanQ dgn 2anakQ.. abis sms sy pergi sj, coz sy fikir sy udh sms dan diizinkan. 7an sy hanya ingin menyenangkan anak2. Karna hari2 kami di dalam rumah aja, jarang bergaul dgn tetangga. Kluar sm suami pun jarang2. Stlh sy di pantai tu.. barulah suami telfon n sms marah2 maki2 sy, n menghina2 binatang2in sy.. udah terlalu lama dia begituin sy.. sejak nikahin sy.. sering dia blg nyesal2 terus nikahi sy.. sy hanya bisa menangis meskipun sy slalu meminta maaf atas apapun masih selalu sy dihina2 bnyak2 kata2 buruk.
    Ya ALLah,, sy ingin bersabar lebih bersabar lagi.. demi anak2.. Padahal sy sangat mencintai suami sy, sampai dia mau nikah lagi pun sy mengizinkan.. masih mau berapa bnyak istri lg pun dia mau nikahi lg.. sy masih terima.. Meskipun sakiiiit.. kluarganya smua pun lbih mendukung istri ke2 karna istri ke2 gajinya besar bgt. Sedang syibuRumah Tangga sj..smua bela suami.. Sy slalu down..Depresi..tapi sy masih mikirin anak2..Sanggup kah?? Gimana klo dia mulai pukul2 lg aQ? mana dia lbih dominan dsana,jarang dsini.. kasih syg sm anak2 juga kurang.. Ya Rabb

    1. Santi berkata:

      Aq si sebenarnya malu untuk mengatakan ini. Tapi rasany klw d tahan sakit amat.. suami q slalu mengatakan masakan ku tidak enak sering di katakan tidak berguna.. tidak ad pikiran aq selalu diam tapi kdang aq nangis sendirian klw aq ingat perkataanny apa lagi kalau dia tidur tidak boleh trdengar suara ap pun.. klw sempat ad suara pasti aq d katain lagi nggk punya otak… sebenarny si aq sudah nggk sanggup lagi hidup denganny tapi karna anak2 ku masih kecil2. Mkanya aq bertahan

  21. Yuni berkata:

    Sy sudah sering kali suami sy menghina sy dengan segala macam hinaan maaf sampai sy di blng anjing babi semua hinaan cacian apa pun..trs blng sy benaluh…tapi sy ngga perna ngelawan atau nyautin apa bila suami sy menghina sy..sy hanya pasra dan sy hanya berdoa semoga suami sy diampunin oleh tuhan..apakah sy berdosa apa bila suami sy menghina dan ngatain sy tapi sy hanya diam dan hanya bisa menangis..kadang2 sy berpikir knp tuhan tidak adil sm sy kenapa sy harus mendapat hinaan dan kataan dari suami sy. Trs sy berfikir lg mungkin ini hikmah buat sy dan sy harus bersyukur apa yg tuhan berikan buat sy

  22. ANI RATNA HANDAYATI berkata:

    saya nikah dengan suami saya sudah 13 tahun smp sekarang ini…dari semenjak kami menikah dan di karunia 1 anak laki2, rumah tangga kami dulu baik2 saja…dan saya mulai mencurigai suami saya sering keluar sama cewek2 malam saat usia anak kami 9 taon dan ketahuan selingkuh. Pekerjaan suami saya wiraswasta dan saya hanya sebagai pegawai di sebuah perusahaan swasta. Dari waktu selama itu saya sering marah2 dan saya tegur suami saya tanyakan , “” apa manfaat nya untuk ayah sering keluar happy2 sama teman2 ayah seperti itu, apakah ayah sudah tidak ingat kalo ayah sudah punya anak dan istri” ??? saya bilang pada suami ” mama maafkan semua perbuatan ayah tapi tolong rubah perilaku yang tidak baik seperti itu, karena semakin hari kita semakin tua bukan lah muda lagi dan kita juga sekarang menjadi orang tua yang harus menjadi panutan buat anak kita ” . Saya bilang ke suami, kalo ” mama sudah bosan liat kelakuan ayah yang sering nyakitin mama, sudah capek mama, kalo ingin rumah tangga kita menjadi lebih baik lagi, mulai lah perbaiki diri ayah dan perbaiki rumah tangga kita “. Akhir nya suami saya pun berjanji tidak akan melakukan perbuatan yang ujung nya menyakiti saya. Tetapi janji itu di langgar suami saya, di tahun 2017 saya mengalami sakit pendarahan hebat, vertigo dan tensi yang sangat tinggi. Dan Dokter pun menyarankan agar saya tidak boleh terlalu capek, stress dan harus mengurangi kegiatan yang overload. Karena itu faktor saya mengalami sakit seperti itu, dan saat itulah suami saya kambuh lagi, suami saya merasa jijik dengan saya , sering marah2 , memaki maki dengan kata2 yang tidak sopan , saya tidak pernah di sentuh ( berhubungan suami istri ) selama 1,5 taon ini dan saya tidak pernah di doakan untuk kesembuhan saya. Saya mulai merasakan kecurigaan lagi dan asas praduga tak bersalah saya pun curiga kalo suami selingkuh lagi. Saya diam kan saja, dengan mujizat Tuhan saya berangsur angsur sembuh dari penyakit dan sampai detik ini dalam tahap pemulihan. Selama 13 taon dan sampai saat ini saya hanya bersabar dan bersabar menunggu suami insyaf, bertobat, mencintai dan menyayangi saya dengan tulus. Walaupun dengan rasa sakit hati yang sangat menyayat hati insyaallah saya tidak akan meninggalkan suami meskipun kadang timbul pikiran untuk pergi meninggalkan dan minta di ceraikan. Saya percaya dengan muzijat Tuhan suami saya akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi yang dengan tulus iklas menyayangi, mencintai, menghargai dan menghormati saya. Aminn

  23. Novita setya syukur berkata:

    Suami sy sering membentak sy secara kasar dgn reflex dia membentak memarahi sy walau fidepan org ataw temanya. Dan mencaci maki bila emosinya naik dan sering kali mengusir ketika amarahnya meredah dia sendirilah yg membujuk khu dgan cara paksa. Kenapa dan haruskah sy tetap bersabar?

  24. Putri winangun sari berkata:

    Sepanjang perjalanan hidup saya slama ini.. Hampir 75% masih banyak dan sering suami yg menghina istri.. Itu pun sering saya alami selama 8th menikah.. Hingga sekarang.. Entahlah sudah begitu sabar saya slama ini..
    Mudah2 han sabar ini tidak ada batasnya

  25. Sulasianah berkata:

    Penikhn kmi sdh 15thn anak sdh 2 tp ttep aja suami suka main adu ayam…klw d ingat2 slalu mara..kebun binatang keluar semua …kmi dr ekonomi pas2an…istri yg susa pyh kumpulin uang untuk biaya hidup sehari2 anak sekolh blm jg klw ada bantu mertua klw lg btuh uang…semuanya sy yg hrs muter otak gmn uang bs cukup….angan2nya byk pingin punya ini itu..tp klw kerjaanya main adu ayam smpai plng pgi….klw tdk d ksh uang …bilnya sy istri krng ajar ..ga sopan..ga menghargai.’bla bla …terkdng q bingung…hnya menangis2..apalg sy tdk punya org tua ..saudra sdh sibuk2 dgn kesibukanya…q jg malu tiap hr bertengakr …dia sring hina hampir tiap hr…wanita..g bs mask…ini itu..sgt sakit d dengar smpai ke hati…

  26. Lia berkata:

    Suami saya selalu menghina saya,bahkan menghina orang tua saya juga, saya nggak tau harus bagaimana saya capek,saya sakit hati,batin saya kesiksa,dan dia nggak pernah nafkahin saya,dan saya tinggal sama nenek dan kakeknya dia, tiap saya keluar sama saudara perempuan saya,saya dituduh yg enggak2 mereka bilang kesuami saya contohnya ‘nanti kalau main sama laki lain gimana?’ ‘nanti kalau cuma alasan gimana?’ dan itu posisinya saya mau main ke rumah orang tua saya,bayangin tuh gimana rasanya digituin,saya cm bisa sabar,nggak ada yg tau perasaan saya gimana:”’

  27. arianty berkata:

    asalamualaikum…
    apakah saya salah klo saya ingin memperbaiki perbuatan saya dengan lbih mendekatkan diri pada allah SWT tapi tidak ada dukungan sama skli dari suami saya malah suami saya merendahkan saya dan menghina saya sebagai wanita murahan apalagi dia tidak pernah menuntun kluarga (anak dan istri ) untuk melakukan ibadah sholat…apa yang harus saya lakukan…trima ksih

  28. Nur hidayah berkata:

    Saya juga merasakanya bun tapi sya harus kuat.

  29. Aidha berkata:

    Sya juga merasakanya bun tapi sya harus kuat dan tabah rizki ajal jodoh smua allah yg ngatur klok emang jodoh smoga sja mw berubah untuk lebih baik lagi klok bkan jodoh sya pasrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: