Suka Nonton Film Korea? Awas Zina mata dan Hati

SUKA-NONTON-KOREA-AWAS-ZINA-MATA-DAN-HATI.jpg

Demam drama korea dikalangan muda-mudi kian hari kian memilukan dan memalukan! Bagaimana tidak, hobi latah tersebut yang sejatinya menunjukkan kelemahan karakter dan prinsip bukan hanya menimpa kawula muda diluar sana yang pergaulannya memang kurang dikontrol secara islam.

Namun trend norak ini juga digemari oleh putri-putri kita yang kesehariannya mengaji dan menutup diri dengan hijab dan cadar dari pandangan lelaki, namun mereka yang malah tidak menjaga mata dan hati, tidak asing lagi kita lihat photo-photo atau potongan klip video dan film korea dibagikan oleh wanita-wanita yang disebut dengan panggilan AKHWAT itu.

Dalam keseharian mereka membahas tentang fulan dan alan yang wajahnya putih bersih dst yang mana lebih mirip dikatakan banci ketimbang lelaki, dan terfitnahnya mereka telah sampai pada level jika ditanya bagaimana tipe suami idamanmu, mereka akan menjawab ingin mendapatkan lelaki seperti artis-artis korea itu, Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji’un.

Benar-benar syaitan tidak akan kehabisan akal untuk menjerumuskan kaum wanita ke lembah kehinaan, ketika syaitan itu menyerah untuk menggoda mereka membuka aurat, maka ia berpaling ke yang semisalnya, yaitu ia rayu mereka untuk melihat aurat, sehingga jatuhlah mereka ke zina mata dan hati, padahal Allah Ta’ala memerintahkan:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS An Nur: 31)

Mengapa diperintahkan demikian, karena zina dapat terjadi mulanya dari mata, dan meskipun tidak sampai berbuat zina yang sebenarnya, maka syetan dapat menjerumuskan kepada zina mata dan hati, sebagaimana sabda Rasulullallah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam:

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

Setiap anak Adam telah dituliskan baginya bagian untuk berbuat zina dan ia pasti akan pernah melakukannya, tidak bisa tidak. Yakni Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim, no. 6925).

Maka sebagai orangtua, saudara lelaki dan suami, hendaklah kita memahami hal ini juga, agar maksud baik memberikan gadget dan laptop bagus dan terbaik itu disalahgunakan, karena semuanya akan dihisab oleh Allah Ta’ala.

1,579 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: