Pertanyaan : bagaimana cara mengingkari kemungkaran dengan hati? Jawaban : yaitu dengan membenci kemungkaran tersebut, dan tidak duduk bersama pelaku munkar; karena duduk bersama mereka  tanpa mengingkari kemungkaran mereka menyerupai perbuatan bani isroil, yang Allah laknat mereka karena mereka tidak mengingkari kemungkaran. Allah subhanahu wata’ala berfirman, لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنContinue Reading

Pada artikel yang berjudul: “Menutupi Aib Pelaku Kemungkaran” telah kami jelaskan perintah syariat untuk menutupi perbuatan pelaku kemungkaran, dan bahwasanya menasehati saudara sesama muslim secara sembunyi-sembunyi adalah etika yang harus dipraktekkan oleh seorang muhtasib. Namun perlu diketahui bahwa menutupi perbuatan para pelaku kemungkaran tidak mutlak dalam setiap keadaan, orang yangContinue Reading

Diantara kemungkaran yang ada di rumah sakit ialah: Bercampur baurnya antara karyawan laki-laki dan perempuan, baik dari kalangan dokternya maupun suster. Dokter laki-laki mengobati pasien perempuan, begitu pula sebaliknya dokter perempuan memeriksa dan menangani pasien laki-laki. Tidak menghususkan antara ruang tunggu laki-laki dengan perempuan alias digabung. Berkhalwatnya antara dokter laki-lakiContinue Reading

قَالَ الإِمَامُ الْبُخَارِيُّ : حَدَّثَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ حُصَيْنٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ : رَأَيْتُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ قِرْدَةً اجْتَمَعَ عَلَيْهَا قِرَدَةٌ قَدْ زَنَتْ فَرَجَمُوهَا فَرَجَمْتُهَا مَعَهُمْ Imam Al-Bukhari berkata, telah menceritakan kepada kami Nu’aim bin Hammad (ia berkata) menceritakan kepada kami Husyaim dari Hushain, dari AmrContinue Reading

Salah satu rukun ihtisab adalah ‘muhtasab fiihi’ yaitu perkara yang diserukan atau dicegah. Sebelum mengingkari suatu kemungkaran, ada 4 syarat yang jika ada dalam suatu perkara maka ia harus diingkari. Syarat pertama, jika ia merupakan sesuatu yang munkar. Yang dimaksud disini adalah sesuatu yang diarang oleh syariat. Yang harus diketahuiContinue Reading