Pembaca yang budiman, hadits-hadits yang menyatakan bahwa orang-orang yang mengucapkan laa Ilaaha Illallah (tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah) maka dia akan masuk Surga atau Allah akan mengharamkan dia dari (bakaran api) neraka, maka sesungghnya hadits-hadits  tersebut tidak bertentangan dengan hadits-hadits yang berisi ancaman (untuk masuk Neraka),Continue Reading

1). Orang-orang musyrik yang menyembah benda lain bersamaan dengan penyembahan (ibadah) mereka kepada Allah tidak mengingkari bahwa Allah harus disembah, tetapi mereka mengingkari monopoli Allah dalam ibadah tersebut, mereka mengatakan kepada orang yang mengajak mereka untuk mengucapkan laa Ilaaha illallah (tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah), أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَهًاContinue Reading

Pembaca yang budiman, syirik kecil tidak mengeluarkan pelakunya dari agama, tetapi dia mengurangi tauhid yang wajib. Syirik kecil diantara jenisnya yaitu, Riya. Seperti orang yang membaguskan shalatnya karena ingin dipuji oleh orang yang melihatnya dan sebagainya. Dalam hadits (disebutkan), أَنْ يَقُومَ الرَّجُلُ يُصَلِّي فَيُزَيِّنُ صَلَاتَهُ لِمَا يَرَى مِنْ نَظَرِ رَجُلٍContinue Reading

Peringatan Terhadap Bentuk-Bentuk Perilaku Loyalitas Kepada Orang-orang Kafir 1). Saudaraku yang muslim, berhati-hatilah dari tasyabbuh (mengikuti/menyerupai) orang-orang kafir dalam berpakaian dan lainnya yang merupakan ciri khas, adat dan ibadah mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ “Siapa saja yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaumContinue Reading

(1) Tauhid merupakan hak Allah atas hambaNya, dengan cara mereka menyembah hanya kepadaNya dan tidak ada sekutu bagiNya. Adapun hak para hamba (manusia) dari Allah adalah bahwasanya Allah tidak akan menyiksa orang yang tidak mempersekutukan Allah, sebagaimana sabda Nabi dalam hadits Mu’adz, “Sesungguhnya hak Allah atas hambaNya adalah mereka menyembahNyaContinue Reading

Tauhid uluhiyyah adalah mengesakan Allah semata dalam beribadah, tidak ada sekutu bagiNya. Metode Al-Qur’an dalam berargumentasi Tentang Tauhid Uluhiyah Argumentasi yang dipakai Al-Qur’an untuk menunjukkan wajibnya mengesakan Allah dalam beribadah adalah dengan tauhid rububiyah dan tauhid asma wa sifat; karena adanya korelasi antara jenis-jenis tauhid tersebut, karena tidak ada TuhanContinue Reading

Tauhid Uluhiyah merupakan perkara yang wajib, di antara dalil yang menunjukkan wajibnya perkara ini, yaitu; (1) Al-Qur’an berdalil dengan tauhid rububiyah dan tauhid asma wa shifat untuk menunjukkan tauhid uluhiyah (tauhid ibadah), di antaranya, Firman Allah ta’ala, يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (21)Continue Reading

(Berakwah Kepada Tauhid Berdasarkan Ilmu) Pembaca yang budiman, Hendaknya dakwah dilakukan di atas bashirah/Ilmu. Dan, yang dimaksud bukan hanya ilmu agama/syar’i saja akan tetapi mencakup ilmu tentang kondisi orang yang didakwahi dan ilmu tentang metode berdakwah. Oleh karenanya, bekal ilmu syari’i saja tidak cukup dalam berdakwah, tetapi dibutuhkan sikap hikmahContinue Reading

Segala puji bagi Allah, Dzat yang satu-satunya berhak diibadahi, tidak ada sekutu bagiNya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad yang menyeru kita kepada untuk mengesakan Allah ta’ala dalam peribadatan kita dan merealisasikannya dalam kehidupan kita. Pembaca yang budiman, Setelah seorang muslim mempelajari dan merealisaikan tauhid, takut danContinue Reading

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya. Pebaca yang budiman, pada edisi yang lalu telah kita sebutkan 3 sisi yang menunjukkan bahwa riya merupakan penyakit hati yang berbahaya, yaitu : Pertama, riya lebih berbahaya bagi kaum muslimin daripada fitnahContinue Reading

Dengan menyebut nama Allah, Yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang Tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Dzat yang Mahatinggi lagi Mahaagung. Abu Dzar meriwayatkan dari Rasullullah yang beliau riwayatkan dari Allah tabaraka wa ta’ala, bahwa Dia berfirman, يا عِبَادِي إِنِّى حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِى وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلاَ تَظَالَمُواContinue Reading

Anas bin Malik berkata, سَمِعْتُ رَسُولَ اللهيقول: قال الله تعالى: يا ابنَ آدَمَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ الأرْضِ خَطَايَا ثُمّ لَقِيتَنِي لاَ تُشْرِكُ بي شَيْئاً لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً “Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, Allah ta’ala berfirman, wahai anak Adam kalau seandainya engkau mendatangiKu dengan membawa dosa sepenuh bumi kemudian engkau bertemuContinue Reading