Pembaca yang budiman, pada edisi yang lalu kita sudah sedikit mengupas firman Allah tabaraka wata’ala dalam penggalan terakhir dari surat An Nisa ayat 116, yang berbunyi, وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا “Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya iaContinue Reading

Pembaca yang budiman, pada edisi yang lalu, kita sudah sedikit membahas firman Allah tabaraka wata’ala, di dalam surat an Nisa ayat 48, yang mana Allah tabaraka wata’ala menjelaskan kepada kita bahwa dosa syirik tidak diampuni olehNya. Hal ini jika si pelaku belum bertaubat dari perbuatannya tersebut selama hidupnya. Jika iaContinue Reading