Untukmu yang Telah Berzina

mawar.jpg

Renungkanlah baik-baik wahai saudariku yang telah berzina yang semoga Allah menerima taubat kita semua.

Cobalah berfikir dengan tenang dan matang sebelum engkau melakukan hal tersebut (zina), Kelezatan dan kenikmatan yang hanya beberapa menit dan beberapa jam akan dibalas dengan siksaan di dalam api neraka selama bertahun-tahun.

Manakah yang akan engkau pilih? 

Bayangkanlah jika sekarang di dunia ini engkau dibakar selama satu jam, apakah engkau akan mampu untuk bertahan? …

Maka ketahuilah, sesungguhnya api dunia ini hanyalah uap dari api neraka yang ada di akhirat yang bila saja kita dibakar dengan api dunia kita tidak akan sanggup, maka bagaimana halnya dengan api neraka? wal’iyadzu billah.

Wahai saudariku yang telah terjatuh ke dalam perbuatan keji ini, berhenti dan tinggalkan perbuatan tersebut, serta jauhilah segala bentuk perbuatan yang mendekatkan dirimu ke arah zina,

Seperti berkenalan atau beteman dengan laki-laki yang bukan muhrim baik secara langsung maupun melalui alat-alat chating yang ada pada zaman ini,

Dan hindarilah juga memandang laki-laki atau berbicara baik secara langsung maupun lewat hp dan alat-alat elektronik lainnya, karena semua itu merupakan jalan menuju perzinahan..

Dan jangan kau lupakan pula, auratmu adalah salah satu jalan menuju perzinahan, begitu banyak laki laki yang tertarik karena keindahan tubuhmu yang kau perlihatkan kepada mereka, sehingga mengundang syahwatnya untuk melakukan perbuatan zina tersebut. maka berpakainalah sesuai dengan yang Allah perintahkan.

Berzina berarti telah menjatuhkan diri ke lembah kebinasaan. Mengapa demikian? Karena sesungguhnya hukuman dari pebuatan zina tersebut sangatlah besar baik di dunia maupun di akhirat.

Maka segeralah bertaubat kepada Allah, karena Allah maha penganpun.

Penulis : Yahya bin Musa Az-Zahrani

Naskah asli : http://www.denana.com/main/articles.aspx?article_no=5613&pgtyp=66

Diterjemahkan secara bebas oleh : Ilman Hady

Artikel : www.hisbah.net

850 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top
%d blogger menyukai ini: